Rabu, 05 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

FTIP Unpad Optimistis Raih ISO 21001:2018

FTIP Unpad Optimistis Raih ISO 21001:2018

[Kanal Media Unpad] Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran optimistis meraih standar ISO 21001: 2018. Standar ISO 21001: 2018 atau yang merupakan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) merupakan standar yang khusus dalam penguatan manajemen pendidikan.

Dekan FTIP Unpad Dr. Ir. Sarifah Nurjanah, M.App.Sc., mengatakan, standar ISO 21001: 2018 berbeda dengan standar ISO 9001:2008 yang sebelumnya sudah diraih FTIP. Jika standar 9001 lebih berbicara pada sistem manajemen secara umum, maka standar 21001 lebih berfokus pada manajemen pendidikan.

“Kalau kita melaksanakan ISO 21001 bisa menjamin apa yang kita berikan berupa layanan akademik akan sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen, dalam hal ini adalah mahasiswa,” ujar Sarifah.

Selain sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, pelaksanaan ISO 21001 juga menjamin layanan yang diberikan FTIP sesuai dengan kebutuhan mitra serta sesuai standar yang ditetapkan, baik yang ditetapkan kementerian, universitas, maupun yang ditetapkan oleh FTIP sendiri.

Lebih lanjut Sarifah menjelaskan, dalam mendukung perolehan ISO tersebut, ada beberapa tahap yang dilakukan. Tahap pertama adalah penyiapan sumber daya manusianya. Fakultas telah membentuk tim ISO yang terdiri dari manajemen representatif, tim gugus kendali mutu dari setiap program studi, serta tim pengendalian dokumen.

Tim tersebut dibentuk dan dilakukan sosialisasi ke dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan FTIP.

Tahap kedua adalah penyusunan dokumen sendiri. Diakui Sarifah, tahap ini terbilang kompleks, mengingat layanan yang dijabarkan tidak hanya layanan pengajaran saja. Selain pendidikan/pengajaran, juga dijabarkan mengenai layanan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Semuanya itu harus kita atur,” imbuhnya.

Pada tahap ini, tim menyusun kebijakan mutu, prosedur mutu, menyusun SOP untuk semua layanan baika akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk bagaimana sarana prasarananya.

“Siklusnya plan, do, check, action, kemudian dievaluasi, dan jika ada perbaikan maka dibuatkan perencanaan berikutnya,” jelas Sarifah.

Tahap ketiga adalah penyiapan sarana prasarana. Sarifah mengatakan, ISO sendiri menetapkan standar sarana prasarana. Hal ini mendorong fakultas untuk menyesuaikan dengan standar tersebut.

Tahap selanjutnya adalah masuk ke tahap audit. Ada dua tahap audit yang dilakukan. Tahap audit pertama dilakukan pada 8 Agustus 2022 lalu. Tahap ini menilai kesiapan dokumen yang telah disusun. Kemudan audit kedua dilakukan pada 29 – 31 Agustus lalu untuk menilai sejauh mana implementasi dari dokumen yang sudah disusun.

Proses audit tersebut dilakukan langsung oleh British International Institution, suatu lembaga sertifikasi ISO 21001:2018 yang berpusat di Inggris. “Pada saat penutupan, alhamdulillah direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat,” kata Sarifah.

Perolehan standar ISO 21001 tersebut diharapkan menjadi bukti bahwa manajemen mutu layanan dari tridarma FTIP Unpad terjaga dengan baik sesuai standar yang sudah ditetapkan. Selain itu, perolehan ini juga menjadi dasar bagi FTIP Unpad untuk mengajukan akreditasi internasional.

“Di dalam akreditasi internasional, banyak persyaratan yang sesuai dengan ISO 21001. Kami berharap jika mengajukan akreditasi internasional akan memudahkan proses akreditasi nanti,” pungkasnya.*