Kamis, 06 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Kembangkan Soft Skill Mahasiswa Lewat International Credit Transfer Asia University

Kembangkan Soft Skill Mahasiswa Lewat International Credit Transfer Asia University

Umsida.ac.id – Program kerja sama International Credit Transfer dilakukan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) untuk memfasilitasi dan membekali mahasiswa yang ingin menimba ilmu lebih luas lagi.  Tahun ajaran baru 2022-2023, Umsida melepas sebanyak 17 mahasiswa dalam kegiatan On Boarding and Pre Departure Session Program International Credit Transfer Asia University Taiwan, Kamis (8/9).

Dalam program ini, terdapat 8 Program Studi yang menjadi jangakuan program ICT, di antaranya Bisnis Digital (2 mahasiswa) , Ilmu Komunikasi (1 mahasiswa), Manajemen (3 mahasiswa), Pendidikan Bahasa Inggris (2 mahasiswa), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (7 mahasiswa), Teknik Industri (1 mahasiswa), dan Teknologi Laboratorium Medis (1 mahasiswa).

Nama-nama mahasiswa tersebut yakni Bunga Aulia W, Wahyu Karobby, M Rizky Maulana, Dhea Ariesta Putri, Ramadhan H Ginarya, Ika Wahyuni, Dwiky Ahmad Effendi, Riza Mafiroh, Warda Awaliyah, Ajeng Sukma W, Mutafarida, Meisya Dwi Anizatul, Risma Kurnia Azizah, Niken Arien Syah Putri, Lilis Wahyuningtyas, dan Muhammad Nafikudin.

Direktur Direktorat Akademik (DA) Umsida Evi Rinata S ST MKeb, mengatakan mahasiswa yang mengikuti program ICT ini tentu akan mendapatkan banyak manfaat, meskipun harus mengalami banyak tantangan dan hambatan. “Tapi percayalah beberapa tahun kedepan anda akan memetik dari apa yang anda upayakan. Harapannya itu akann memberikan impact yang luar biasa,” tuturnya.

Selanjutnya Evi Rinata menambahkan, tim DA Umsida bersama dengan Lembaga Kerja sama Urusan Internasional (LKUI) Umsida akan mengawal, menjangkau, dan memfasilitasi jalannya kegiatan program ICT bagi mahasiswa. Evi Rinata juga memotivasi mahasiswa bahwa mereka harus berani menerima risiko untuk menghadapi keadaan sulit. “Kalau kendala kesulitan, apapun itu programnya pasti ada, tapi bagaimana kita bisa menyikapi hambatan itu dengan kerangka dan pola pikir yang lebih positif,” lanjutnya.

Tak hanya akan dipantau selama jalannya kegiatan, mahasiswa juga akan diberikan pendampingan bahasa inggris. Terakhir, Evi Rinata berpesan agar mahasiswa dapat menjaga komunikasi baik dengan Kepala Prodi, DA, dan LKUI di Umsida.

 

 

*Humas Umsida