Kamis, 06 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Ucap Janji Sarjana Kebidanan Angkatan I FKK UMJ

Ucap Janji Sarjana Kebidanan Angkatan I FKK UMJ

Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar ucap janji sarjana kebidanan angkatan 1 bertajuk Become a Professional and Islamic Midwife. Digelar di Aula lantai 5 gedung Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK), pada Jumat (9/9/2022), 10 lulusan kebidanan UMJ mengucapkan janji yang dipimpin oleh Kaprodi Kebidanan. Ucap janji ini disaksikan pula oleh Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, S.KM., M.Kep., Wakil Rektor IV Dr. Septa Candra, SH., MH, Dekan FKK UMJ Dr. dr. Muhammad Fachri, Sp,P.,FAPSR.,FISR., Wakil Dekan II FKK UMJ Dr. Fatimah, S.ST., MKM., dan civitas akademika FKK UMJ.

Dekan FKK UMJ, Dr. dr. Muhammad Fachri, Sp,P.,FAPSR.,FISR., dalam sambutannya mengatakan bahwa sarjana kebidanan memiliki amanah baru. Amanah tersebut adalah mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki secara langsung kepada masyarakat, baik di Rumah Sakit ataupun di Puskesmas, khususnya dalam masa pandemi yang telah menginjak tahun ke-2. Para sarjana kebidanan UMJ diharapkan senantiasa patuh dan taat pada protokol kesehatan dimanapun wahana pembelajaran yang akan dijalankan.

“Harus menjaga perilaku yang baik dan menjaga nama baik FKK UMJ, menyandang sarjana kebidanan bukanlah hal yang mudah karena ini adalah amanah baru yang harus saudara emban. Tanggung jawab, kedisiplinan, kejujuran, komitmen dan yang terpenting empati yang harus senantiasa menjadi bekal saudara dalam menjalankan profesi bidan. Selalu memegang teguh prinsip bahwa saudara sebagai tenaga kesehatan Muhammadiyah dengan belajar sepanjang hayat, berpihak pada kebenaran dan memiliki perilaku yang baik,” ujar Fachri.

Ketua Program Studi Kebidanan UMJ, Hamidah, AM.Kep.S.ST., M.KM., melaporkan bahwa pada ucap janji sarjana kebidanan angkatan 1 (satu) ini UMJ meluluskan 10 (sepuluh) Bidan dengan hasil yudisium pertama pada (30/8) dengan SK Rektor Nomor 584 Tahun 2022 dinyatakan lulus sebanyak 8 (delapan) orang, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,56. Adapun hasil yudisium ke-2 pada (7/9) dengan SK Rektor Nomor 585 Tahun 2022 dinyatakan lulus sebanyak 2 orang, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,30.

Mahasiswa kebidanan UMJ telah menyelesaikan pendidikan S1 Kebidanan dapat melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu pendidikan profesi kebidanan. Universitas Muhammadiyah Jakarta telah memiliki Program Studi Profesi Kebidanan sejak 2018 yang bertujuan agar pada lulusan S1 Kebidanan dapat melanjutkan pendidikannya di UMJ. Hal tersebut sebagai upaya dalam mencetak bidan yang profesional dan Islami, yang disampaikan oleh Ketua Prodi S1 Kebidanan UMJ, Hamidah, AM.Kep.S.ST., M.KM, dalam sambutannya, “pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaaan yang memberikan persyaratan keahlian khusus profesi bidan, yang dirumuskan dalam kurikulum Program Studi Profesi Bidan, dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.”

Wakil Rektor 1 UMJ, Dr. Muhammad Hadi, S.KM, M.Kes., pada sambutannya menyampaikan pada bidan baru bahwa tanggung jawab akan semakin berat selaras dengan pengetahuan kita yang meningkat “secara kualifikasi, kalian (bidan) sesuai dengan pengetahuan dan ilmunya saat ini. Maka tanggung jawab yang diemban tidak main-main artinya bahwa pendidikan ini membawa saudara-saudara dalam meningkatkan level derajat dan kewenangan,” ujar Hadi.

Foto bersama civitas akademika UMJ dan lulusan kebidanan angkatan I FKK UMJ, pada Jum’at (9/9/2022)

Tianita Aprilia Ananda, lulusan terbaik prodi kebidanan UMJ dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,79 berbagi pengalaman kuliah di UMJ dan memberikan pesan kepada para mahasiswa kebidanan yang masih menempuh studi. “Nambah ilmu pastinya, terus Alhamdulillah nambah hafalan juga karena itu termasuk syarat dari kelulusan. Jadi bertambah ilmu dan pahala. Dosen-dosen yang mengajar pun sangat baik dan membantu,” ucap Tianita

Tianita juga memberikan harapannya tentang program studi kebidanan UMJ di masa mendatang “semoga prodi kebidanan UMJ kedepannya lebih baik, terarah dan tersusun lebih rapi. Untuk adik-adik tingkat jagalah kekompakan, karena saya dan teman-teman lain walaupun angkatan pertama dengan kuantitas sedikit namun kekompakan menjadi kunci kebersamaan sampai wisuda,” ungkap Tianti saat diwawancara setelah acara ucap janji. (MN/KSU)