Rabu, 05 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Kenalkan Lingkungan Kehidupan dan Akademik UM kepada Mahasiswa PMM 2

Kenalkan Lingkungan Kehidupan dan Akademik UM kepada Mahasiswa PMM 2
image_pdf

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 2 telah resmi berjalan setelah melalui beberapa tahap seleksi. Maka dari itu, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan pertemuan dengan para mahasiswa program PMM untuk melakukan pengenalan dan sosialisasi kehidupan kampus. Acara ini digelar secara luring dengan menerapkan protokol Kesehatan covid yang ketat pada Kamis (01/09/2022) dan dihadiri oleh Wakil Rektor I, Direktur Akademik, Para Dosen, Para Mentor dan 113 mahasiswa PMM 2.

Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si dan Perwakilan mahasiswa yang berasal dari 36 perguruan tinggi

Menurut laporan Direktur Akademik, Prof. Dr. Suyono, M.Pd., peserta program PMM ini berasal dari seluruh penjuru Indonesia. “Mahasiswa yang mengikuti program PMM 2 ini berasal dari seluruh Indonesia dan yang terbanyak berasal dari pulau Sumatera. Jumlah keseluruhan ada 113 mahasiswa yang berasal dari 36 perguruan tinggi dan akan didampingi oleh 6 dosen pembimbing modul nusantara. Mereka semua disini akan belajar dan mengeksplorasi keanekaragaman budaya, agama, dan sejarah di kawasan perguruan tinggi (Kebhinekaan), menggali inspirasi dari figur-figur inspirasi daerah, melakukan refleksi bersama melalui diskusi, talk show, dokumentasi dan tulisan, serta menginisiasi kegiatan sosial bagi masyarakat,” jelasnya.

113 mahasiswa yang berasal dari 36 perguruan tinggi dan akan didampingi oleh 6 dosen pembimbing modul nusantara

Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si., juga turut memberikan sambutan kepada seluruh mahasiswa program PMM ini. “Saya sampaikan selamat datang di kampus UM kepada saudara semua. Terima kasih sudah mempercayai UM sebagai kampus pilihan saudara, terutama kepada Universitas Lambung Mangkurat (Unilam) karena jumlah partisipasi terbanyak. Saya senang sekali karena anda semua antusias untuk mendukung program ini. Sesuai dengan program yang diluncurkan oleh mas Menteri Nadiem Anwar Makarim, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), semua mahasiswa diperkenankan untuk menempuh perkuliahan di luar kampus dan program studinya selama 3 semester,” ujar WR I.

“Perlu diketahui bersama, bahwa pembelajaran di UM ini terpusat menggunakan sistem yang bernama SIPEJAR. Jadi meskipun sekarang pembelajaran sudah bisa dilaksanakan secara luring, semua materi dan pengumpulan tugas tetap melalui SIPEJAR yang merupakan platform resmi e-learning di UM. Terakhir saya sampaikan juga, kalian beruntung dan tidak salah memilih UM untuk menjadi tujuan tempat belajar, karena menurut data terakhir pemeringkatan kampus terbaik di Indonesia, UM mendapat peringkat ke-15 klaster pertama. Maka Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya, supaya bisa mempelajari banyak hal mulai dari budaya, bahasa dan makanannya. Saudara harus serius karena dosen disini serius,” lanjut Prof. Dr. H. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan secara detail mengenai lingkungan kampus UM, pengenalan akademik, pengenalan asrama (tempat tinggal) dan pengenalan dosen oleh para pemateri.

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM.