Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Erham, S.H., M.H., Prof. Dr. Deasy Arisanty, S.Si., M.Sc., dan Prof. Dr. Amka, M.Si.

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Erham, S.H., M.H., Prof. Dr. Deasy Arisanty, S.Si., M.Sc., dan Prof. Dr. Amka, M.Si.

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menambah jumlah Guru Besar. Pada Kamis (1/9/2022), Rektor ULM Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. mengukuhkan 3 profesor baru. Acara tersebut digelar di Lecture Theater Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin.

Tiga Guru Besar tersebut di antaranya Guru Besar bidang Ilmu Hukum Prof. Dr. Muhammad Erham, S.H., M.H., Guru Besar bidang Ilmu Geografi Prof. Dr. Deasy Arisanty, S.Si., M.Sc., dan Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Khusus Prof. Dr. Amka, M.Si. Dalam upacara pengukuhan tersebut, ketiga Guru Besar dipersilakan untuk menyampaikan orasi ilmiah mereka masing-masing.

Rektor ULM Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi. Beliau mengucapkan, selama menjabat sebagai rektor, beliau menargetkan ULM untuk memiliki 100 Guru Besar. “Dengan tambahan Guru Besar baru, maka jumlah Guru Besar aktif di ULM ada 71 orang. Saat ini juga ada lebih 20 orang lagi yang sedang memproses kenaikan jabatan sebagai guru besar,” ucap beliau dalam pidatonya.

Pengukuhan Guru Besar kali ini digelar di hari yang sama dengan Pemilihan Rektor ULM Periode 2022-2026. Dalam pemilihan tersebut, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si meraih suara terbanyak dan menjadi rektor ULM terpilih untuk periode berikutnya. Rektor bersyukur karena dua kegiatan besar bagi ULM hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. “Suksesi kepemimpinan di organisasi apabila berlangsung dengan baik dan lancar itu pertanda baik bagi sebuah organisasi, Hal itu berarti proses regenerasi berjalan dengan baik” ucap Rektor.

Sebelum menutup sambutannya Rektor juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada keluarga yang telah mendampingi para Guru Besar yang dilantik hari ini sehingga mereka mencapai karir tertinggi sebagai seorang akademisi.