Selasa, 27 September 2022
Perguruan Tinggi

Dosen Unika Soegijapranata: Bjorka Masuk Kategori Black Hat Hacker

Dosen Unika Soegijapranata: Bjorka Masuk Kategori Black Hat Hacker

Dosen Sistem Informasi Unika Soegijapranata Semarang Agus Cahyo Nugroho SKom MT menyebut Bjorka merupakan hacker berkarakter Black Hat. Sebab tindakannya sangat banyak, mulai dari menjebol system data Pemerintah Indonesia hingga menyebarluaskannya.

Cahyo mengatakan berdasar kabar viral di media social yang diterimanya, Bjorka berpusat di Polandia. Kemudian, adapun motifnya Bjorka membobol data Indonesia karena memiliki teman orang Indonesia yang kehilangan kewarnegaraannya karena domisili di Polandia.

“Bjorka ini seperti simpati dengan orang yang kehilangan kewarganegaraannya. Orang Indonesia itu bercerita betapa kacaunya Indonesia dan Bjorka katanya simpatinya dengan menyerang berbagai macam penyimpanan data yang ada di Indonesia,” kata Cahyo, kepada KUASAKATACOM, melalui sambungan telepon, Senin (12/09) malam.

Dengan menyerang penyimpanan data, kata dia, Bjorka diduga bertujuan untuk mengungkap tingkat kekacauan data di Indonesia.

“Tapi kita jangan percaya begitu saja. Bisa saja itu alibi dan sebagainya. Yang aneh kok malah seolah-olah dia membuka identitas dirinya. Ini jadi sebuah tanda Tanya. Tidak mungkin seorang hacker menyebut identitas seperti asal negara, hacker tidak mungkin sebut identitas sekecil apapun. Bjorka malah bisa jadi berasal dari sekitar kita,” jelasnya yang merupakan Ketua Program Studi Sistem Informasi Unika Soegijapranata Semarang.

Ia mengatakan, hacker ada dua jenis. Jenis pertama yakni White Hat. Sementara hacker jenis kedua yakni Black Hat. Adapun menurutnya, hacker Bjorka masuk kategori Black Hat. Sebab tindakannya yang membobol penyimpanan data hingga menyebarluaskan.

“White Hat jika berhasil menjebol hanya melihat-lihat data tanpa memodifikasi, merusak hingga menyebarluaskan data. Sementara kalau Black Hat ketika berhasil menjebol, akan merusak, mengubah bahkan menyebarluaskan data yang tak semestinya. Nah Bjorka ini masuk kategori Black Hat karena tindakannya mempublikasi data-data pribadi kepada publik,” terang dia.

Padahal lanjutnya, data pribadi tak boleh menjadi konsumsi publik. Di sisi lain, ia menduga system data Indonesia mudah dibobol karena lemahnya sumber daya manusia (SDM) untuk mengamankan teknologi data.

#https://kuasakata.com/read/berita/59233-dosen-unika-soegijapranata-bjorka-masuk-kategori-black-hat-hacker