Kamis, 06 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

FEB Unpas Akan Jalani Akreditasi Internasional 2023 Mendatang

FEB Unpas Akan Jalani Akreditasi Internasional 2023 Mendatang

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”48972″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]BANDUNG, unpas.ac.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan tengah menyiapkan akreditasi internasional untuk program studi Manajemen.

Dekan FEB Unpas Dr. H. Atang Hermawan, MSIE., Ak. mengatakan, proses akreditasi internasional akan berjalan pada 2023. Rencana akreditasi internasional sendiri sudah disiapkan sejak sebelum pandemi.

Selain untuk mendapat pengakuan global dan merepresentasikan kualitas perguruan tinggi, akreditasi internasional menjadi bentuk jaminan atas kepercayaan publik kepada FEB Unpas.

“Akreditasi internasional bukan sekadar prestise, melainkan bagian dari jaminan publik yang mesti dipertanggungjawabkan FEB Unpas,” paparnya dalam podcast Unpas Talk episode 38.

Dekan FEB Unpas Dr. H. Atang Hermawan, MSIE., Ak. (Foto: Rico B)

Tak hanya dijamin dengan upaya akreditasi internasional, kualitas FEB Unpas juga didukung akreditasi BAN-PT dan sertifikasi ISO.

“Selama 46 tahun berdiri, banyak program pengembangan yang kami upayakan. Soal jaminan kualitas tentu tidak perlu dipertanyakan lagi, karena tiga prodi telah terakreditasi A selama lebih dari 18 tahun,” tuturnya dalam podcast Unpas Talk episode 38.

FEB merupakan fakultas yang aktif menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri, mengadakan kelas internasional, hingga mengerjakan penelitian bersama dan proyek konferensi.

Untuk itu, akreditasi internasional diperlukan guna meningkatkan status FEB Unpas sebagai fakultas dengan prodi bertaraf internasional. 

Pembaruan kurikulum

Di samping mengupayakan akreditasi internasional, FEB Unpas pun menjamin kualitas mahasiswa melalui kurikulum yang diselaraskan dengan kebutuhan terkini dan ditinjau setiap 2 tahun sekali.

Menurutnya, kurikulum bukan sebatas daftar mata kuliah, namun mencakup model dan metode pembelajaran, bahkan sarana prasarana.

“FEB Unpas sebentar lagi akan mendeklarasikan lab digital. Artinya, kita menyesuaikan kurikulum, bukan hanya konsep. Kita harus berpikir sistemis dan bekerja totalitas, salah satunya lewat pembaruan kurikulum dan akreditasi internasional,” tukasnya. (Reta)**[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]