Rabu, 05 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Arah Pengembangan Mahasiswa UAD

Arah Pengembangan Mahasiswa UAD

Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

“UAD Jaya, Mahasiswa Tangguh!” dipilih sebagai tagline dalam Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Bersamaan dengan hal tersebut, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) berharap mahasiswa UAD mempunyai karakter yang berbeda dari mahasiswa yang lain yaitu Tangguh: takwa, amanat, nalar, gesit, gembira, unggul, dan humais.

Dalam acara yang diselenggarakan Senin, 12 September 2022, Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. yang merupakan Kepala Bimawa UAD didapuk sebagai pembicara untuk mengupas tentang arah pengembangan mahasiswa UAD.

“Jangan tanya apa yang UAD berikan untuk mahasiswa, tetapi apa yang mahasiswa berikan untuk UAD. Eksplorasi diri dan kenali minat bakat masing-masing, apa yang bisa dikembangkan dan apa yang bisa ditorehkan untuk UAD,” jelas Choirul.

Setelah P2K selesai dan mahasiswa baru dinyatakan resmi menjadi mahasiswa UAD, maka mereka harus mempunyai arah pengembangannya. Misalnya seperti tahun pertama pada tahap adaptasi kehidupan kampus, personal management, soft skill tahap satu, eksplorasi diri, dan baitul arqam mahasiswa. Tahun kedua, meliputi arah belajar dalam kegiatan akademik maupun nonakademik, belajar organisasi, dan pengembangan bakat minat. Tahun ketiga, dipusatkan pada arah manajemen karier, memantapkan kompetensi diri, dan soft skill tahap dua. Pada tahun keempat mulai memperhatikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) terpenuhi dan keputusan karier.

Lebih lanjut, Choirul menyampaikan karakter mahasiswa UAD untuk mimpi masa depan yaitu kompeten dalam memasuki dunia industri masa kini, juga memiliki daya saing nasional dan internasional. Selain itu, mahasiswa mampu mengambil peran dalam kepemimpinan dunia industri dan pasar global, serta memiliki integritas dan intelektual berdasarkan nilai-nilai keislaman yang kuat.

“Ke depannya landasan pembinaan kemahasiswaan terdiri atas olahraga, olah pikir, olah rasa, dan olah hati. Olah pikir meliputi cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, terbuka, produktif, dan reflektif. Olah hati meliputi bertakwa, jujur, adil, empatik, patriotik, rela berkorban, sabar, dan tawakal. Olah rasa meliputi empatik, ramah, tenang, tabah, peduli, dinamis, kerja keras, dan beretos kerja tinggi. Kemudian olahraga meliputi bersih, disiplin, sportif, gigih, tangguh, bersahabat, andal, kooperatif, determinatif, ceria, dan kompetitif. Landasan tersebut harus direfleksikan mulai dari sekarang,” papar Chairul.

Terakhir ia berharap, mahasiswa UAD harus mempunyai karakter landasan pembinaan kemahasiswaan. Indonesia merupakan negara gemah ripah loh jinawi yang ke depannya harus mempunyai pemimpin berkarakter kuat dan tangguh. (frd)

uad.ac.id