Kamis, 06 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Pelajari Transformasi Digital, Unpad Kunjungi Binus University

Pelajari Transformasi Digital, Unpad Kunjungi Binus University

{Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melakukan kunjungan kerja ke kampus Bina Nusantara (Binus) University di kampus Alam Sutera, Tangerang, Selasa (13/9/2022). Kunjungan dilakukan untuk menimba ilmu mengenai aktivitas transformasi digital yang sudah dilakukan Binus University.

Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti yang hadir langsung mengunjungi Binus mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempercepat transformasi digital di lingkungan Unpad.

“Unpad hari-hari ini ingin mengakselerasi percepatan transformasi digital untuk digitalisasi semua kegiatan kampus, baik akademik maupun nonakademik,” kata Rektor.

Rektor mengatakan, Binus merupakan perguruan tinggi yang memiliki akselerasi transformasi digital yang baik. Karena itu, Unpad ingin belajar banyak, tidak hanya berbasiskan data di dunia maya, tetapi mengetahui bagaimana “rahasia dapur” dari Binus.

“Kami niatnya belajar, belajarnya bukan dari buku. Mudah-mudahan setelah pulang, kami dapatkan semangat untuk mengakselerasi hal ini,” tutur Rektor.

Kunjungan tersebut diterima langsung Rektor Binus University Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Harjanto memaparkan mengenai struktur organisasi dan kelembagaan dari Binus University.

Berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, inti dari kebijakan Binus adalah penerapan Caturdarma. Selain aspek pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Binus juga menerapkan aspek pengembangan diri. Aspek ini mewajibkan dosen maupun staf untuk belajar pengembangan diri dalam waktu satu tahun.

Sebagai perguruan tinggi multikampus, atau memiliki banyak kampus yang tersebar di berbagai wilayah, Binus telah menerapkan kebijakan bahwa mahasiswa dapat mengambil kuliah di kampus manapun. Tentunya dalam mendukung kebijakan ini diperlukan standarisasi sistem, layanan, dan dukungan teknologi informasi yang kuat.

Mengenai pengembangan pembelajaran hybrid, Direktur Manajemen dan Inovasi Binus University Dr. Elidjen menerangkan, Binus telah mengembangkan sistem pembelajaran hybrid sejak 2017. Selain didasarkan pada adanya sistem multikampus, pembelajaran di Binus juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara di dunia.

Elidjen mengatakan, sistem ini merupakan upaya implementasi equal access education yang dilakukan Binus. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan tersebut sudah serupa dengan sistem pembelajaran hybrid.

“Sehingga ketika Covid-19 datang kita sudah siap dan terbiasa melakukan pekerjaan hybrid,” kata Elidjen.

Tim transformasi digital Binus University, Danu Widyatmoko mengatakan, transformasi digital merupakan keharusan dalam mendukung pencapaian target universitas.

Melalui program ini, dosen dan staf didorong untuk mengembangkan inovasi produk layanan Binus yang mampu menghasikan product experience baru. Dorongan ini akan meningkatkan daya saing dari staf Binus.

Selain pemaparan mengenai hal tersebut, rombongan Unpad juga diberikan pemaparan mengenai sistem teknologi informasi yang dimiliki dan dilakukan Binus University oleh Direktur IT Ivan Sengkareng dan tim.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Perencanaan Unpad Prof. Yanyan M. Yani, PhD, sejumlah Direktur, Sekretaris Direktur, Kepala Kantor, Kepala Pusat, dan sejumlah staf di lingkungan Unpad.*