Minggu, 02 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Rektor Unika Soegijapranata Lantik Pejabat Struktural Baru

Rektor Unika Soegijapranata Lantik Pejabat Struktural Baru

Unika Soegijapranata Semarang melakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Struktural di Teater lantai 3, Gedung Thomas Aquinas. Pemberhentian pejabat struktural di lingkungan Unika Soegijapranata sejumlah 31. Sedangkan Pengangkatan pejabat struktural sejumlah 47.

Adapun pejabat struktural baru yang dilantik mempunyai tugas perutusan di tingkat universitas maupun fakultas, diantaranya Kepala Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM), Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dekan Psikologi, Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK), Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Wakil Dekan, Kepala maupun Sekretaris Program Studi.

“Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyelesaikan tugas secara resmi. Terima kasih atas semua pengorbanan karena semua pejabat struktural mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan kadang-kadang juga hati dan perasaan untuk orang lain, untuk teman-teman dalam satu fakultas, teman-teman satu prodi.” ucap Dr. Ferdinandus H M.Si, Rektor Unika Soegijapranata dalam kata sambutan Serah Terima Jabatan Struktural.

Pergantian pejabat struktural di lingkungan Unika Soegijapranata menjadi spirit baru untuk bekerja dengan sukacita. Hal ini selaras dengan ucapan Ferdinandus bahwa “Mari kita mulai hidupi dan bekerja dengan sukacita, bahwa akan ada banyak tantangan itu pasti. Tetapi mari kita mencoba untuk selalu sukacita, karena dengan sukacita barangkali ada pencerahan-pencerahan baru dan ada ide-ide baru.”

Selain itu, Rektor Unika Soegijapranata menekankan bahwa ia ingin memformalkan Unika Soegijapranata sebagai sebuah organisasi. “Sebagai sebuah organisasi harus formal tetapi untuk relasi interpersonalnya informal,” jelasnya.

Penekanan dalam memformalkan Unika Soegijapranata sebagai sebuah organisasi ini juga didukung dengan sebuah analogi bahwa organisasi menjadi satu tatanan yang membutuhkan kebersamaan dalam mendayung perahu.

“Saya menganalogikan kita (Unika Soegijapranata) seperti mendayung perahu. Maka Universitas menamai dirinya ‘perahu perutusan’. Tidak mungkin hanya saya dan 4 wakil rektor saya mendayung perahu ini, bisa-bisa tidak sampai-sampai nanti. Maka semua harus bersama-sama mendayung, tetapi juga tidak asal mendayung. Mendayungnya harus selaras, jadi ketika kita bersama-sama; kanan, kanan, kiri,kiri maka akan cepat sampai. Kalau mendayungnya sendiri-sendiri sesukanya sendiri, dayungnya bisa nyampluk teman depan atau belakangnya ketika tidak kompak.” terang Ferdinandus dalam penekanannya mengenai Perahu Perutusan.

#https://www.ayosemarang.com/pendidikan/pr-774753266/rektor-unika-soegijapranata-lantik-pejabat-struktural-baru?page=all