Minggu, 02 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Bersama Komisi X DPR, Rektor UNNES Paparkan Bahasa Kepemimpinan Bung Karno

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum memaparkan Bahasa kepemimpinan Bung Karno bersama dengan Komisi X DPR RI.

“Bahasa kepemimpinan Bung Karno itu sebagai bahasa yang digunakan sebagai alat perjuangan dalam meraih Kemerdekaan Republik Indonesia”.

Hal tersebut disampikan Prof Fathur dalam acara kunjungan kerja Komisi X DPR RI yang dikemas Focus Group Discussion Menuju Kongres Sejarah Bung Karno Penajaman Linimas II Pergerakan Bung Karno menuju Kemerdekaan Indonesia.

Menururt Prof fathur Bung Karno adalah pengguna bahasa yang memiliki talenta khusus menggunakan bahasa sebagai alat perjuangan Kemerdekaan Indonesia.

“Melalui bahasa, Bung Karno mampu mendemistifikasi penjajahan, menggerakkan orang lain, dan mendefinisikan ulang cita-cita kemerdekaan. Dengan bahasa, Bung Karno mengobarkan semangat perlawanan rakyat: menggunakan drama, orasi, dan tulisan sehingga membangun kepercayaan diri bangsa Indonesia,” tutur Guru Besar Sosiolinguistik itu.

Prof Fathur menjelaskan sebagai tokoh perjuangan Bung Karno merupakan laboratorium linguistik dan teladan berbahasa.

“Bung Karno adalah teladan yang nyaris sempurna yang menunjukkan bahwa bahasa bisa menjadi alat perjuangan. Sebagai tokoh perjuangan, Bung Karno adalah teladan berbahasa,” jelas Rektor UNNES.

Prof Fathur berharap akan lahir-lahir Bung Karno baru yang memiliki visi kebangsaan luhur dan kompetensi bahasa yang unggul.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr. Uswatun Hasanah SPd MPd.

Dalam sambutannya Agustina Wilujeng menyampaikan peran sejarah Bung Karno menjadi penting bagi bangsa Indonesia.

“Nantinya diharapkan kegiatan ini dapat mengusulkan mengusulkan Sukarnopedia sebagai hasil kongres perlu yang menjadi program Negara. Selain itu, mendorong kesepahaman tentang sejarah keberagaman dan nilai-nilai kebangsaanoleh Bung Karno,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadrikan narasumber Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs Muhammad Syarif Bando MM, Departemen Sejarah Universitas Diponegoro Dr Dhanang Respati Puguh MHum, Muhammad Aulia Assyahiddin Direktur Kosakata.com, yang dimoderatori Goenawan Permadi.