Minggu, 02 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

Yasin dan Yasdi, Mahasiswa Kembar Termuda UAD

Yasin dan Yasdi, Mahasiswa Kembar Termuda UAD

Andi Yasin Fadhilah Ihwan (kanan) dan Andi Yasdi Abdilah Ihwan (kiri) mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Dari 6.889 mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD), ada dua sosok yang menarik perhatian banyak orang. Mereka tak lain adalah mahasiswa kembar termuda di kampus UAD. Mahasiswa baru termuda itu bernama Andi Yasin Fadhilah Ihwan yang akrab disapa Yasin dan kembarannya Andi Yasdi Abdilah Ihwan atau akrab disapa Yasdi. Mereka lahir di Makassar, 01 Januari 2006, yang saat ini sama-sama berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat. Yasin dan Yasdi dinobatkan sebagai mahasiswa termuda UAD pada tahun 2022, yakni dengan usia 16 tahun, 8 bulan, 13 hari.

Yasin menyampaikan, saat kecil mereka tidak masuk di Taman Pendidikan Kanak-Kanak (TK) tetapi langsung masuk bangku Sekolah Dasar (SD) di usia 5 tahun. Saat sebelum SD mereka sudah diajarkan membaca, menghitung, dan menulis oleh orang tuanya sehingga ketika masuk SD sudah pandai seperti anak-anak yang lain.

“Sejak sebelum masuk SD, ayah kami selalu menemani kami belajar, mulai dari melatih kemampuan akademik maupun nonakademik, dan orang tua juga sangat mendukung aktivitas belajar kami. Bahkan mereka sering memfasilitasi kami demi menunjang pembelajaran yang berkualitas. Dulu saat Sekolah Menengah Pertama (SMP), kami juga sempat ingin mengambil program akselerasi tetapi pada tahun 2016 program akselerasi sudah dihapus,” papar Yasin saat diwawancarai Kamis, (15-09-2022).

Yasin mengaku dirinya sangat bersyukur atas dukungan orang tua hingga ia selalu mendapatkan peringkat kelas di SD, SMP, maupun SMA. Ia dan kembarannya pun aktif dalam mengikuti berbagai perlombaan dan mengikuti organisasi untuk meningkatkan kemampuan potensi diri, melatih kepercayaan diri, juga melatih leadership.

“Orang tua kami selalu berpesan, dunia itu luas dan ada banyak sekali orang pintar di luar sana. Oleh karena itu, kami selalu berinisiatif untuk ikut aktif dalam bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.

Terakhir ia berpesan, “Ada pepatah yang mengatakan, untuk membangun sebuah bangsa dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, makanya kami berharap teman-teman pelajar maupun mahasiswa tidak pernah bosan memperkaya diri dengan ilmu agar bisa membangun bangsa lebih baik.” (frd)

uad.ac.id