Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

Kuliah Umum Pangdam II/Sriwijaya Sampaikan Tiga Hal Penting Bagi 1200 Mahasiswa UNJA

Kuliah Umum Pangdam II/Sriwijaya Sampaikan Tiga Hal Penting Bagi 1200 Mahasiswa UNJA

MENDALO,- Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kuliah umum bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han., di Balairung Pinang Masak Kampus Unja Mendalo, Jum`at (16/9/22).

Kuliah Umum yang mengambil tema Jaga Persaudaraan dan Perkokoh Nasionalisme menuju Indonesia Emas 2045 juga dihadiri langsung oleh Rektor Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc.,Ph.D., didampingi Wakil Rektor dilingkungan UNJA, Dekan dan Wakil Dekan, Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Supriono, S.I.P., M.M., beserta jajarannya serta undangan lainnya, kegiatan diikuti 1200 Mahasiswa Universitas Jambi.

Rektor UNJA Dalam sambutannya mengucapakan selamat datang kepada Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi, di Universitas Jambi.

“Ada 2 hal penting yang saya sampaikan yaitu kedepan akan adanya Rencana Manunggal TNI di Kabupaten Batanghari dimana melibatkan Mahasiswa terutama mahasiswa fakultas Pertanian dan Peternakan, kemudian akan ada  kerja sama dengan TNI AD terkait  untuk kepentingan dan kemajuan bangsa jikalau dibutuhkan oleh Jajaran Kodam II Sriwijaya khususnya Korem 042 Garuda Putih,” ujar Rektor.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kuliah umum oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A, M.Han., sebelum masuk ke materi kuliah umum Mayjen Hilman Hadi mengatakan bahwa Ia merupakan keluarga besar Universitas Jambi karena Ayahnya adalah PNS di UNJA.

“Saya tidak terlalu asing dengan Universitas ini, karena bapak saya memulai karir pertama hingga purna beliau di UNJA selain itu saya pernah kuliah di UNJA selama semester 2 di fakultas pertanian kemudian saya ikut tes akabri,” terang Mayjen Hilman Hadi.

Selain itu pada pemaparannya Ia mengatakan ada 3 hal yang akan disampaikannya pada kuliah umum hari ini.

“Negara Kita adalah negara Kepulauan berbagai macam suku bangsa, bahasa, dan  memiliki arti  penting bagi kita semua dan kita sudah diakui dunia, saat ini negara kita ada permasalahan perbatasan yang sampai saat ini masih alot, yaitu perbatasan negara kita dengan Malaysia, Timor Leste dan Papua Nugini. Permasalahan ini dibutuhkan diplomat – diplomat ulung untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” jelasnya.

Selain itu Mayjen Hilman Hadi juga mengatakan Pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman guna mempertahankan  kelangsungan Negara NKRI, dimana pentingnya kita menjaga nilai budaya kita agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita di tahun 2045 sehingga tercapainya Indonesia yang maju, mandiri dan berdaulat adil dan makmur.

“Nasionalisme adalah semangat Kebangsaan, semangat kebangsaan adalah perpaduan atau kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, menjaga norma kesatuan dan berorientasi kepada Pancasila dan UUD 1945,  Semangat Bela negara harus tertanam disanunbari kita hingga menumbuhkan jiwa patriotisme dengan mengutamakan sikap kejujuran dan keadilan bagi adik – adik semuanya selaku calon pemimpin masa depan bangsa ini,” tambahnya.

Kemudian ia mengatakan Indonesia Emas di Tahun 2045 merupakan slogan atau simbol Penguatan SDM berbasis Knowleadge dan ilmu teknologi, pemerintah sudah menyiapkan langkah – langkah jangka panjang guna menghadapi era emas di tahun 2045.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Cindera Mata, kemudian Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri dan dikakhiri dengan photo bersama.

Silvia Yuliansari/HUMAS