Rabu, 05 Oktober 2022
Sekolah Menengah Pertama

FGD September 2022 : Dari Akreditasi A Menuju Madrasah yang Lebih Baik

FGD September 2022 : Dari Akreditasi A Menuju Madrasah yang Lebih Baik

Tidak seperti jadwal di bulan-bulan sebelumnya, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) di Bulan September ini secara kondisional dilaksanakan di minggu kedua. Berselang sehari sejak penetapan hasil akreditasi madrasah, FGD Edisi September ditujukan untuk mempercepat eksekusi program maupun mendiskusikan kegiatan-kegiatan dalam kurun waktu satu atau dua pekan ke depan.

Kegiatan diawali dengan serah terima jabatan waka kurikulum baru yang sebelumnya dijabat oleh Amang Philips Dayeng P, S.Sos digantikan oleh Husen, S.Pd.I, serta formasi struktural lainnya. Dalam momen ini, Kepala Madrasah Sahroni, S.Pd.I, M.Pd mengharapkan perubahan formasi yang dilakukan tersebut dapat memberikan akselerasi terhadap manajemen madrasah dan membuat terobosan baru khususnya dalam rutinitas pembelajaran.

“Perubahan formasi dan struktural yang kita lakukan ini tujuannya mengefektifkan manajemen dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Saya berharap warga madrasah tanpa terkecuali dapat berprestasi, oleh karenanya guru-guru harus mampu mengenali, mengeksplorasi, dan mengembangkan bakat kemampuan siswa. Terkait itu, Waka kurikulum baru saya minta untuk membuat program atau menyempurnakan program sebelumnya sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat lebih optimal dan berkualitas.” terang kepala madrasah

Diskusi yang dipimpin langsung oleh kepala madrasah juga mempersilahkan kepada Amang Philips Dayeng P, S.Sos untuk menyampaikan temuan-temuan maupun pengalaman sepanjang menjabat waka kurikulum. Menurutnya, komunikasi antar guru, staf, dan siswa adalah faktor utama agar KBM optimal. Guru berpengalaman ini juga memberikan penekanan agar siswa dan pembimbing pada event-event madrasah diberikan kelonggaran waktu untuk berlatih agar memberikan hasil terbaik.

“Saya sering berdiskusi dengan Bapak Kamad di awal madrasah ini baru berdiri, meskipun kita berbasis sekolah agama bukan berarti siswa tidak dapat mampu berkompetisi di bidang sains. Saya mohon maaf selama menjadi waka kurikulum tidak mampu memberikan prestasi di bidang sains, meskipun kini tak lagi menjabat waka, saya siap membantu untuk mewujudkan Madrasah Literasi Berbasis Riset dan Ssains yang telah kita sepakati bersama.” pungkasnya.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan olehnya untuk meminta maaf segala sikap selama memimpin suksesi akreditasi madrasah, “mohon tambahan waktunya sebentar saja. Saya meminta maaf atas sikap dan ucapan yang menyakiti perasaan mulai awal penyusunan dokumen hingga pembubaran kepanitiaan akreditasi. Pak kepala dan rekan-rekan semuanya, mohon maaf sebesar-besarnya”. Sontak semua yang hadir merespon dengan mengucap, “kami yang banyak salah, pak.” Ada pula yang menyahut, “tanpa Pak Amang sebagai komandan, kita berat mendapatkan nilai A.”

Selanjutnya, kepala madrasah menunjuk Husen, S.Pd.I untuk memimpin kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Ke-3 yang dijadwalkan berlangsung di akhir bulan ini. Masih di bulan ini, kegiatan lainnya yaitu ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) yang di-handle oleh  Abdul Rozaq, S.Sos.

Terkait PAS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 yang diperkirakan pelaksanaannya di akhir Tahun 2022, Zainuddin, M.Pd yang memimpin diskusi mengajak rekan guru dan staf yang hadir untuk mendiskusikan segala persiapan yang diperlukan. Keputusan bersama dicapai setelah saling mengemukakan argumen, begitu pula dengan ketua pelaksana disepakati bahwa Waka Sarpras Aris Purnomo, S.Pd yang memimpin. Setelah PAS, civitas madrasah melaksanakan class meeting yang mana dalam FGD siang itu disepakati Waka Kesiswaan Zainul Arifin, S.H bertindak sebagai ketua pelaksananya.

Berlanjut pada agenda terakhir FGD, Muhammad Said Fadhori, S.Pd.I meminta laporan semua wali kelas sebagai bagian dari tugas bidang akademik. Bergiliran semua wali kelas melaporkan dinamika kelas maupun peserta didiknya dan kesempatan berkomentar saran/kritik juga diberikan kepada rekan guru/staf lainnya. Sebagai penutup, waka kesiswaan menyampaikan kembali kepada seluruh yang hadir untuk jangan bosan-bosan menegur siswa-siswi agar disiplin tidak hanya di dalam kelas namun juga di luar kelas..

“Semakin tinggi kedisiplinan warga madrasah, saya yakin ketenangan, kenyamanan, dan ketertiban yang ada di madrasah ini pun terkelola. Terlebih kita baru saja terakreditasi. Seperti pernyataan bapak kepala, akreditasi unggul bukanlah tujuan akhir, tetapi awal perjuangan untuk memberikan pelayanan kependidikan yang unggul. Marilah perkuat solidaritas kita dan jangan sungkan untuk meminta bantuan, demi lembaga yang semakin baik!”

Mengakhiri kegiatan FGD, kepala madrasah mengucapkan terimakasih kepada seluruh civitas madrasah khususnya para tim akreditasi yang telah bekerja keras dalam suksesnya akreditasi sehingga madrasah yang dipimpinnya langsung terakreditasi A.

“Ini adalah perdana di Provinsi Jawa Timur. Kita telah membuat sejarah baru. Namun harus kira sadari bahwa hasil dan capaian akreditasi ini bukan semata-mata perjuangan kita. Tapi juga perjuangan istri-istri kita yang sabar menunggu di rumah.” ujarnya

“Jadikan akreditasi A ini sebagai melecut untuk semakin berpacu menuju madrasah yang lebih baik, lebih maju dan lebih berkualitas.” pungkasnya