Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

Makna Filosofis Logo P2K Fakultas Farmasi 2022

Makna Filosofis Logo P2K Fakultas Farmasi 2022

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Gambar: Istimewa)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan logo Program Pengenalan Kampus (P2K) 2022 melalui akun Instagram @p2kfarmasiuad. Seperti pada umumnya, logo berfungsi untuk menciptakan dan menyampaikan citra positif, serta harapan-harapan dari pembuatan logo. Terdapat enam komponen dan terkandung makna filosofis dalam logo tersebut.

Logo dari Farmasi sendiri identik dengan segi enam, kata Farhan Adyaqsa selaku Ketua Panitia P2K Farmasi. Ia menjelaskan enam sisi ini disebut heksagonal terbentuk seperti sarang lebah yang didasarkan pada rukun iman. Harapanya mahasiswa Farmasi memiliki ilmu yang melimpah serta bermanfaat di sekitarnya. Kemudian, terdapat ikon cawan biru yang didasari dengan kebijaksanaan, kepercayaan diri, dan kecerdasan. Dari ikon tersebut, diharapkan dapat menjadikan mahasiswa yang unggul secara intelektual serta mampu berdaya saing global.

Ikon selanjutnya terdapat warna dasar dari Farmasi yaitu hijau dan kuning. Warna ini memiliki makna kebahagiaan dan rasa optimisme dengan harapan mampu menjadikan mahasiswa Farmasi yang selalu berpikir positif dan membawa ketentraman di mana pun berada. Selain itu terdapat dua warna oranye di sudut heksagonal. “Itu menggambarkan warna almamater UAD sekaligus warna yang bermakna membawa kesan kreatif, bahagia, kebebasan, dan kepercayaan diri,” jelasnya.

Kemudian, pada bagian tengah logo terdapat tulisan “P2K Fakultas Farmasi UAD 2022” bentuk tulisan tegas yang diharapkan para stakehoder Farmasi mampu menetukan tujuan yang akan dilakukan dengan tegas dan tanpa keraguan. Pada tulisan tersebut, terdapat ikon satu tangkai dan empat helai daun. Komponen ini disesuaikan dengan tema dari P2K 2022 yang salah satunya mengusung tentang ekologi serta mengambil pengertian dari Q.S. Ar-Rum ayat 41 yang menunjukkan bahwa kerusakan yang dilakukan oleh manusia akan kembali kepada manusia dan dipulihkan kembali oleh manusia. (guf)

uad.ac.id