Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

Unpas Terima Hibah Lewat Skema Implementasi Program MBKM dan Peningkatan Kualitas Penelitian

Unpas Terima Hibah Lewat Skema Implementasi Program MBKM dan Peningkatan Kualitas Penelitian

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”56287″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan menerima dana hibah sebesar 900 juta rupiah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek.

Unpas menjadi satu di antara 12 perguruan tinggi yang menerima hibah dari DRTPM Kemendikbudristek melalui skema Implementasi Program MBKM dan Peningkatan Kualitas Penelitian di Perguruan Tinggi.

Dana tersebut diberikan kepada 8 tim peneliti yang sudah memenuhi kualifikasi. Ke-8 tim telah menandatangani kontrak penelitian pada 3 Agustus 2022 lalu, disaksikan oleh Warek I Unpas Prof. Dr. H. Jaja Suteja, M.Si. dan Lembaga Penelitian selaku penanggung jawab.

Ketua Lemlit Unpas Dr. Hj. Erni Rusyani, M.M. menyampaikan, pasca penandatanganan kontrak, penelitian langsung berjalan efektif. Tim peneliti juga diminta untuk menghasilkan luaran berupa publikasi.

Penandatanganan kontrak Program Penelitian Penugasan Tahun Anggaran 2022. (Foto: Rico B)

“Tim peneliti yang mendapatkan hibah harus menerbitkan publikasi di jurnal ilmiah nasional terindeks SINTA dan jurnal internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, publikasi yang bakal dihasilkan dari Program Penelitian Penugasan ini dapat membantu Unpas untuk meningkatkan peringkat SINTA. 

Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat

Wakil Rektor I Unpas Prof. Dr. H. Jaja Suteja, M.Si. menuturkan, penelitian yang dilakukan tim peneliti pada Program Penelitian Penugasan merupakan bentuk pengabdian masyarakat.

Tim peneliti diimbau untuk menjalankan penelitian sesuai time schedule yang telah ditetapkan dengan tetap menjaga profesionalisme.

Penandatanganan kontrak Program Penelitian Penugasan Tahun Anggaran 2022. (Foto: Rico B)

“Kami juga akan menugaskan auditor internal dari Satuan Pengawasan Internal (SPI) untuk mengaudit data-data penelitian,” terangnya.

Skema Implementasi Program MBKM dan Peningkatan Kualitas Penelitian di Perguruan Tinggi menandakan bahwa keterlibatan Unpas dalam menyukseskan kebijakan MBKM diapresiasi oleh Kemendikbudristek. 

Berikut 8 tim yang menerima hibah melalui skema Implementasi Program MBKM dan Peningkatan Kualitas Penelitian di Perguruan Tinggi:

  1. Model Kebijakan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Menuju Desa Mandiri di Kabupaten Pangandaran (Dr. Yaya Mulyana Abdul Azis, M.Si.)
  2. Pengembangan Model Pembelajaran Service Learning Berbantuan Web Based Geotagging untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Blended Learning (Dra. Ani Setiani, M.Pd.)
  3. Keputusan Investasi dan Nilai Perusahaan: Efek Moderasi Corporate Social Responsibility dan Profitabilitas Perusahaan Sektor Non Keuangan di Bursa Efek Indonesia (Prof. Dr. Jaja Suteja, M.Si.)
  4. Model Manajemen Startup untuk Penguatan Program Kewirausahaan Mahasiswa (Dr. Ida Hindarsah, M.M.)
  5. Uji Terap Prototipe Komposter Termofilik Kontinyu dengan Modifikasi Aliran Udara dan Frekuensi Pengadukan (Dr. Ani Rochaeni, M.T.)
  6. Penetrasi dan Pengembangan Pasar Mangga Indramayu Menggunakan Marketing 4.0 (Dr. Hj. Ellen Rusliati, SE., MSIE.)
  7. Peningkatan Kompetensi TPACKing Dosen dan Mahasiswa Calon Guru Biologi Melalui Pelatihan dengan Model TPACK-ICODPR (Dr. drh. Nia Nurdiani, M.Si.)
  8. Legal Framework Peningkatan Daya Saing Pelabuhan Internasional Melalui Pembenahan Dwelling Time dalam Tata Kelola Pelabuhan Indonesia (Irma Rachmawati, S.H., M.H., Ph.D.) (Reta)**

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]