Rabu, 05 Oktober 2022
Perguruan Tinggi

FK Unpas Bersiap Implementasikan Academic Health System

FK Unpas Bersiap Implementasikan Academic Health System

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”56297″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]BANDUNG, unpas.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan kini tengah mengembangkan Academic Health System (AHS) untuk mengintegrasikan sistem pendidikan dan kesehatan.

AHS merupakan model kebijakan yang mengakomodasi potensi institusi dalam satu rangkaian visi dengan basis kebutuhan masyarakat. 

Sejalan dengan hal ini, FK Unpas menggelar Diskusi Academic Health System di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (20/9/2022). Diskusi dibuka oleh Wakil Rektor III Unpas Dr. H. Deden Ramdan, M.Si. Menurutnya, diskusi ini menjadi nilai tambah dalam menggenapkan aktivitas perwujudan visi misi pembelajaran unggulan, mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan struktur kurikulum akademik.

Diskusi dihadiri Ketua YPT Pasundan, Dekan dan Wakil Dekan FK Unpas, Dekan FK Unpad dan jajaran, Direktur RS Cibabat, Mantan Rektor Unpad yang juga Komite Pendampingan Pendirian Prodi FK Prof. Dr. dr. Tri Hanggoro Ahmad, dan civitas akademika FK Unpas.

Warek III Unpas Dr. H. Deden Ramdan, M.Si. membuka Diskusi Academic Health System. (Foto: Rico B)

Dekan FK Unpas Prof. Dr. Dedi Rachmadi, dr., Sp.A(K)., M.Kes. menyampaikan road map pengembangan AHS yang dibagi menjadi enam sub, yaitu pemenuhan dan pemerataan SDM kesehatan, penguatan kerja sama RS dan FK, penguatan mutu layanan kesehatan, penguatan RS pendidikan, pengelolaan mahasiswa PPDS, dan jabatan akademik dosen di RS pendidikan.

“Ada tiga level AHS. Level 3 (pratama), fokus pada pendidikan, penelitian, dan pelayanan klinis. Level 2 (madya), fokus pada pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan (klinis dan bidang kesehatan lainnya). Level 3 (utama), fokus pada penambahan indikator kesehatan nasional dan wilayah,” paparnya.

Integrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam konsep pengelolaan SDM, AHS berperan dalam menentukan penerimaan mahasiswa berdasarkan kebutuhan wilayah, pendidikan berbasis interprofessional education, serta penyediaan CPD (Continuing Professional Development) dan CME (Continuing Medical Education). 

“Pada siklus ini, FK Unpas hadir dan bisa ikut berkontribusi. Saat ini, FK Unpas berada di level 3 (pratama). Perspektif AHS FK Unpas mengacu dan mengintegrasikan aspek Tri Dharma PT,” tambahnya.

Untuk menuju AHS, FK Unpas telah menjalin kerja sama antar fakultas, kerja sama pendidikan kesehatan luar negeri (Emelio Aguinaldo College, Manila), dan kerja sama dengan STIKES Budi Luhur.

Peserta Diskusi Academic Health System FK Unpas. (Foto: Rico B)

Selain itu, FK Unpas memiliki RS pendidikan utama, faskes untuk pendidikan kesehatan, RS jejaring, puskesmas, dan klinik pratama. Ditambah dukungan kurikulum Public Health Empowerement Program (PHEP), Interprofessional Education (IPE), dan desa binaan.

FK Unpas juga sudah merancang design thinking untuk memperkuat empati, kolaborasi, dan aksi yang nantinya akan memicu inovasi. Design thinking diimplementasikan pada PHEP semester 7-8. Sementara inisiasi design thinking dimulai sejak semester 1 melalui proyek PHEP sebagai bentuk ujian.

“FK Unpas mampu bertransformasi ke AHS dengan penguatan SDM, sistem, kerja sama, sarana dan prasarana. FK Unpas bisa ambil peran dalam road map pengembangan AHS pada pemenuhan dan pemerataan SDM kesehatan, penguatan kerja sama RS dan FK, dan penguatan mutu layanan kesehatan,” paparnya. (Reta)**[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]