Selasa, 27 September 2022
Perguruan Tinggi

Audiensi Bersama Komite Nasional Keuangan dan Ekonomi Syariah

Audiensi Bersama Komite Nasional Keuangan dan Ekonomi Syariah

(Unila): Wakil Rektor Bidang PKTIK Universitas Lampung (Unila) Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., menerima kunjungan perwakilan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di ruang kerja, Rabu, 21 September 2022.

Komite yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia ini memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan peningkatan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, serta menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia.

Hal itu disampaikan Deputy Director KNEKS Bagus Aryo saat berdiskusi memaparkan rancangan yang diamanatkan pemerintah.

Dijelaskan Bagus, titik awal memposisikan Indonesia sebagai pusat halal dunia salah satunya dengan menjadi pelaku utama dan pusat ekonomi syariah dunia, seiring dengan peluncuran masterplan ekonomi syariah Indonesia.

Anjangsana perwakilan KNEKS ke Unila adalah untuk mempersiapkan lawatan wakil presiden selaku wakil ketua KNEKS yang dijadwalkan berkunjung ke Lampung dalam waktu dekat.

Maka untuk menjalankan mandat yang diterima, pihaknya tengah mempersiapkan dan membentuk beberapa komite nasional ekonomi keuangan syariah daerah, yang salah satunya berada di Provinsi Lampung.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi antara pihak pemerintah provinsi, industri, hingga akademisi, khususnya Unila. “Untuk mengawali ini, kita perlu melakukan workshop bersama dan berkomunikasi secara intens sesuai jadwal yang disepakti,” ujar Bagus.

Menanggapi hal itu, Prof. Suharso mengatakan, Unila siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak khususnya KNEKS dalam rangka mewujudkan program nasional terutama untuk mengentaskan masalah perekonomian.

Unila juga terus meningkatkan kualitas dan layanan sesuai 8 IKU yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Terdapat skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang mengolaborasikan perguruan tinggi dan institusi terkait dalam mengimplementasikan pendidikan dan pembelajaran.

“Kami siap berkolaborasi dan akan segera membahas persiapan workshop yang ditawarkan,” katanya. [Humas/Riky]