Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

Imam Besar Masjid Istiqlal: Meneguhkan Spirit Moderasi Dalam Bingkai Kebhinekaan

Imam Besar Masjid Istiqlal: Meneguhkan Spirit Moderasi Dalam Bingkai Kebhinekaan

Universitas Brawijaya melaksanakan Tabligh Akbar di Masjid Raden Patah, Kamis (22/9/2022). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Pembinaan Agama (PPA), Takmir Masjid Raden Patah UB, Unit Mahasiswa Masjid Raden Patah (UMAR) dan Pusat Tahfidz Al-Qur’an (PTQ) tersebut diikuti oleh segenap civitas akademika, pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa memadati Masjid Raden patah.
Hadir sebagai penceramah dalam Tabligh Akabar kali ini adalah Prof KH Nasaruddin Umar yang saat ini mengemban tugas sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.
Rektor UB Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,PhD mengatakan saat ini sangat penting untuk membangun dan menjaga konsep keberagaman karena latarbelakang, budaya, etnis dan agama, sehingga sangat perlu bersifat toleran dan moderat.
“UB perlu terus menjaga sikap toleran satu sama lain. Ilmu pengetahuan tidak boleh terjebak dalam suatu hal yang bersifat intoleran. Berbagai keberagaman dan perbedaan perlu dihargai agar dapat menjalin keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” sambut Rektor.
Prof KH Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa manusia diperintahkan untuk saling memuliakan. Memuliakan sesamanya dan memuliakan makhluk. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk manusia sebagai makhluk mulia.
Ditambahkannya lagi, ciri lain dari manusia sebagai makhluk mulia adalah mengutamakan dialog.
“Saat ini selain dialog, juga sangat diperlukan adanya toleransi. Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang dan keberagaman sangat memerlukan hal ini. Toleransi modal utama untuk menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang besar di masa memdatang,dengan menjadikan keberagaman dan kebhinekaan sebagai modal dan kekayaan,”katanya.