Jumat, 30 September 2022
Perguruan Tinggi

FEB Unpas Berikan Pelatihan AIP bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan

FEB Unpas Berikan Pelatihan AIP bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”56317″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]BANDUNG, unpas.ac.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan menyelenggarakan pelatihan Achievement Incubator Program (AIP) di Mandala Saba Dr. Djoendjoenan, Kampus V Unpas, Rabu (21/9/2022).

Pelatihan AIP diikuti 67 dosen tetap dan 20 tenaga kependidikan FEB Unpas. Pelatihan yang terbagi menjadi 8 sub kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan inovasi SDM untuk meraih capaian institusional.

Hasil pelatihan akan diorientasikan pada pengembangan prodi, peningkatan kualitas fakultas, dan kemajuan universitas.

Dosen dan tenaga kependidikan dibekal visi misi Paguyuban Pasundan dan Unpas, penguasaan metode pembelajaran, penyegaran bahasa Inggris di kelas non internasional, serta etika dosen dan tenaga kependidikan.

Dilanjutkan dengan penelitian kualitatif dan pengolahan data, ekonomi dan bisnis digital, kebijakan profesi dosen, dan akreditasi.

Dekan FEB Unpas Dr. H. Atang Hermawan, MSIE., Ak. mengatakan, saat ini FEB Unpas tengah mengembangkan 3 program inkubator prestasi, yaitu untuk dosen, karyawan, dan mahasiswa. 

Program inkubator dipersiapkan untuk menghadapi akreditasi internasional prodi dan mendorong terwujudnya fakultas berpredikat unggul.

“Untuk menuju ke sana, banyak program yang disiapkan FEB Unpas, salah satunya melalui pelatihan AIP dan program inkubator prestasi,” tuturnya.

Pelatihan AIP bukan sekadar wadah untuk mengembangkan kompetensi, tapi juga sarana bertukar informasi, membangun solidaritas, dan menumbuhkan sikap kooperatif.

Ke depan, dosen dan tenaga kependidikan FEB diharapkan memiliki standar internasional dan identitas kuat terkait nilai-nilai budaya. 

“Pelatihan ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi dosen di era disrupsi dan kemajuan teknologi. Dosen dituntut adaptif dengan perubahan tersebut, maka kualitas dosen di berbagai bidang juga harus ditingkatkan,” paparnya. (Reta)**[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]