Selasa, 06 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Milad ke 64, Rektor : Unisba Capai Derajat Tertinggi sebagai Perguruan Tinggi ‘Unggul’

Milad ke 64, Rektor : Unisba Capai Derajat Tertinggi sebagai Perguruan Tinggi ‘Unggul’

KOMHUMAS-Rangkaian kegiatan Milad ke 64 Unisba telah memasuki puncaknya, ditandai dengan Sidang Terbuka Terbatas Senat Unisba dalam rangka Milad ke-64. Acara  yang dilaksanakan secara hybrid ini dilakukan secara luring di Aula Utama Unisba dan daring melalui Zoom Meeting pada hari Selasa (15/11/2022).

Di usia ke 64 ini, Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengungkapkan, Unisba telah mencapai derajat tertinggi sebagai sebuah perguruan tinggi yang secara formal sudah diakui dan disejajarkan dengan perguruan tinggi lain yakni memperoleh predikat ‘Unggul’ dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Sebuah predikat yang menjadi impian dan target dari semua perguruan tinggi. Predikat Unggul mencerminkan bahwa suatu perguruan tinggi tersebut memiliki berbagai keunggulan di segala lini,” terangnya.

Rektor mengatakan, pencapaian ini harus selalu disyukuri tanpa henti dan jangan terlupakan. “Pencapaian ‘Unggul’ tidak boleh membuat kita sombong. Sifat sombong hanya akan membawa  kepada perilaku yang tidak pandai bersyukur dan menafikan peran orang lain serta menganggap yang lain lebih rendah dari kita. Yang harus ada adalah sifat tawadu, rendah hati disertai hati yang tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Menurutnya, capaian ini merupakan sumber ilham dan inspirasi dalam mengembangkan Unisba dari seluruh civitas akademika yang meliputi tendik, dosen dan mahasiswa, serta yayasan.

Harapan yang belum tercapai, kata Rektor, akan menjadi tekadnya untuk dapat digapai dengan menyinambungkan program kerja sebelumnya dengan program strategis yang telah digariskan pada masa periode kedua ini dan tidak akan terputus.

“Tahun kedua masa jabatan, Insya Allah arah pengembangan Unisba ditujukan untuk pencapaian visi Unisba 2033. Jangka panjang akan fokus pada internasionalisasi kampus dan peningkatan implementasi ruhuddin,” ungkap Rektor.

Tahun ini Unisba diberikan anugerah dengan bertambahnya dua orang guru besar yakni Prof. Dr. Hilyati Hindersah, MURP, dan Prof. Dr. Ike Junita Triwardhani, S.Sos., M.Si. “Bertambahnya cacah guru besar bukanlah semata-mata cita-cita atau pilihan personal akan tetapi juga merupakan cita-cita institusional. Peningkatan jumlah guru besar mempunyai dimensi institusional yang akan membawa perubahan yang berkemajuan,” ungkap Rektor.

Kepada alumni Rektor berpesan, di momentum Milad ke-64 ini  agar tetap menjaga dan membantu membesarkan Unisba. Ragam aktifitas dapat dikreasikan dengan berbagai pihak guna menunjang kemajuan Unisba.

“Kami menunggu kiprah alumni dalam berbagai aktifitas di Unisba. Rumah Sakit Pendidikan Unisba sudah mulai digarap, kami memerlukan peran alumni dengan kapasitasnya masing-masing untuk mewujudkan cita-cita Unisba mempunyai Rumah Sakit Pendidikan Utama yang mandiri,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Panglima Komandan Daerah Militer III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, S.IP., didaulat untuk menyampaikan Orasi Ilmiah dengan judul ‘Peran Pemuda untuk Indonesia Sekarang dan Masa Datang’.

Ia memberikan pesan untuk mengembangkan sikap dan perilaku yang menujukkan kunci kesuksesan yakni dengan menjadi great player; memiliki mimpi besar;  selalu bersikap dan berlaku focus on target;  optimistis; action; flexibeI; great networking;  keep learning; dan do by heart.

“Itulah kunci sukses yang penting dicamkan jika kita hidup dalam dunia yang serba tidak pasti ini. Segalanya cair dan tak ada yang baku. Satu hal yang pasti yaitu Indonesia adalah tanah air, tumpah darah, tempat kita dibesarkan dan tempat kita mati. Berbuatlah yang terbaik untuk Indonesia sesuai dengan spesialis masing-masing,” ungkapnya.

Dikatakanya, para mahasiswa dan mahasiswi pada masanya nanti akan menjadi orang-orang yang meneruskan republik ini. Untuk itu ia berpesan untuk menjaga dan merawat Pancasila sebagai dasar negara. “Tak Indonesia tanpa Pancasila, karenanya selagi masih menganggap Merah Putih sebagai kebanggaan maka ada Pancasila sebagai bentengnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, Unisba memberikan penghargaan kepada dosen dan tendik yang mengabdi (40 tahun, 35 tahun, 30 tahun dan 20 tahun), penghargaan kepada pelaksanaan sistem penjaminan mutu,  penghargaan kepada dosen berprestasi, penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, dan apresiasi bagi dosen yang menempuh program studi lanjut biaya non Unisba. Selain itu dilaksanakan pula Launching Daycare, Bank Sampah Unisba, Komik Unisba, Profil Dosen dan Virtual Tour 360.***