Selasa, 29 November 2022
Perguruan Tinggi

Olah Limbah Kulit Rambutan jadi Minuman Teh Herbal, Mahasiswa FKIP UNJA Juara 2 LKTI Nasional

Olah Limbah Kulit Rambutan jadi Minuman Teh Herbal, Mahasiswa FKIP UNJA Juara 2 LKTI Nasional

JAMBI,- Firdaus, mahasiswa semester 6 Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Gravitasi 2022 Tingkat Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisika Universitas Halu Oleo Kendalo Sulawesi Tenggara, pada 7-10 November 2022.

Perlombaan diikuti oleh berbagai Universitas yang ada di Indonesia, setelah melalui proses seleksi terpilih 8 tim yang lolos abstrak menuju final, yaitu Universitas Jambi, Universitas Pertahanan RI, Universitas Halu Oleo, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Ahmad Dahlan.

Firdaus pemenang juara 2 tersebut mengatakan ia meneliti limbah kulit rambutan untuk diolah menjadi minuman, judul inovasi Firdaus yang menang pada perlombaan tersebut adalah “Inovasi Pengolahan limbah kulit rambutan menjadi produk minuman Thai Tea yang kaya herbal antioksidan guna mendukung era society 5.0”.

“Keunggulan dari karya ilmiah saya yaitu produk minuman Thai Tea ini berasal dari kulit rambutan, dimana minuman Thai Tea pada umumnya tidak pernah menggunakan bahan dari kulit rambutan, inovasi minuman Thai Tea yang dipadukan dengan kulit rambutan ini banyak mengandung manfaat dibidang kesehatan tentunya diantaranya yaitu untuk mengatasi dan mencegah stress oksidatif, memenuhi kebutuhan antioksidan, dan mencegah penangkal radikal bebas dengan mendetoksifikasi racun dalam tubuh,” ujar Firdaus.

Selain itu, Firdaus berharap terhadap kemenangan bisa menjadikan limbah kulit rambutan dapat bermanfaat serta produk Thai Tea bisa tersebar di pasaran.

“Harapan saya terhadap kemenangan ini tentunya terus selalu meningkatkan prestasi di bidang kepenulisan ini dan semoga produk yg telah dibuat ini tidak hanya sekedar sebatas lomba tetapi bisa diimplementasikan dan dipasarkan secara luas terhadap masyarakat,” tutup Firdaus.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS