Selasa, 29 November 2022
Perguruan Tinggi

Akselerasi Menuju PTN-BH, Sekretariat Jenderal Kemdikbudristek Bantu Susun SOTK dan Renstra ULM

Akselerasi Menuju PTN-BH, Sekretariat Jenderal Kemdikbudristek Bantu Susun SOTK dan Renstra ULM

Dalam rangka akselerasi menuju Perguruan Tinggi Negeri – Badan Hukum (PTN-BH) Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2022-2026, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., dan Senat ULM melakukan penyusunan naskah akademik Susunan Organisasi dan Tata Kinerja (SOTK) Universitas Lambung Mangkurat. Agenda tersebut dilaksanakan di Novotel Banjarmasin Airport, Banjarbaru selama 3 (tiga) hari dari tanggal 11 hingga 13 November 2022.

Rektor bersama para Wakil Rektor dan panitia penyusunan juga turut mengundang Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana beserta tim dari Sekretariat Jenderal Kemdikbudristek RI. Tim tersebut terdiri dari Dr. Ir. Mustangimah, M.Si sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana, Renny Parlina sebagai Koordinator Pokja Organisasi, Drs. Widodo Siswanto, M.Pd sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda Ditjen Diktiristek, Ratnawati sebagai Pengolah Data Biro Organisasi dan Tata Laksana, dan Hafizh Fakhruddin sebagai Analis Kelembagaan Biro Organisasi dan Tata Laksana.

Prof. Ahmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim kementerian yang datang hingga bersedia untuk membantu dalam upaya penyusunan SOTK ULM. Beliau menyebutkan bahwa tahun ini merupakan tahun transisi ULM dari PTN Satker menjadi PTN-BLU (Badan Layanan Umum). Meski demikian, ULM juga menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang diutus untuk segera menjadi PTN-BH pada tahun 2023 atau 2024 nanti.“Saya sudah menerima surat dari direktur kelembagaan bahwa akan ada 23 Perguruan Tinggi yang diutus menjadi PTN-BH tahun 2023-2024, salah satunya adalah Universitas Lambung Mangkurat,” tutur Rektor dalam sambutannya.

Demi mempersiapkan transformasi tersebut, Prof. Ahmad menyampaikan ULM saat ini sedang menyusun statuta dan rencana strategis (renstra) untuk mengoperasionalkan kegiatan Tridharma di ULM. Dituturkan rektor juga, percepatan atau akselerasi penyempurnaan statuta dan renstra dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian. “ULM harus kerja keras dan saling bersinergi lebih kuat untuk melakukan percepatan. Semoga dengan selesainya penyusunan OTK akan menjadi acuan penyempurnaan statuta serta program-program kerja yang ada di renstra,” ucap Prof. Ahmad.