Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Humas Untirta Hadiri Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri LSF RI

Humas Untirta Hadiri Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri LSF RI

Serang-Humas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) turut ikut serta dalam sosialisasi budaya sensor mandiri di provinsi Banten yang diselenggarakan oleh  Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia bersama dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Krakatau, Kecamatan Panancangan, Kota Serang, Kamis (17/11/2022). Hadir pula dalam kegiatan ini perwakilan dari lembaga pendidikan dan pemerintah daerah di Provinsi Banten.

Menurut Ketua LSF Pusat Rommy Fibri Hardiyanto, budaya sensor mandiri terhadap tontonan merupakan keniscayaan yang harus digalakkan. Mengingat hal tersebut adalah genting karena pada saat ini arus tontonan dan informasi yang tersebar di internet begitu melimpah.

“Pengguna internet di Indonesia perhari menggunakan internet sampai 8 jam 36 menit dan dari situ memengaruhi tontonan dan juga mudah diakses. Sayangnya yang ada di interent memang tidak melalui sensor. Jadi bapak ibu perhatikan anak, keponakan dan cucunya. Mereka harus kita bekali untuk memilih dan memilah tontotan yang sesuai,” ujarnya.

“Maka dari itu LSF berpikir bagaimana caranya untuk mengajak masyarakat memiliki kemampuan dalam memilih dan memilah tontonan. Terkait dengan hal ini ami menyebutnya dengan budaya sensor mandiri, karena ini penting sekali. Mari  sama-sama kita lakukan demi acak cucu kita,” tutur Rommy.

Kerisauan Rommy cukup beralasan karena berdasarkan data, rata-rata Kominfo menutup 100 url atau situs porno dalam sehari, tetapi keeskoan harinya situs negatif itu bertambah 200 situs. “Jadi dilarang itu susah, sulit kita bendung maka literasi publik ini tentunya menjadi keharusan kita semua,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, untuk materi mengenai LSF dipaparkan oleh Dr. Nasrullah (Ketua Komisi I LSF),  Dr. Ahmad Yani Basuki M.Si (Ketua Komisi II LSF)  Dr. Naswardi (Ketua Komisi III LSF), Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN SMH Banten Dr. Hidayatullah yang dimoderatori oleh akademisi UIN SMH Banten Muhibuddin, M.Si.

Dr. Hidayatullah yang mewakili Rektor UIN Banten mengatakan, pada saat ini kolaborasi LSF dengan lembaga kampus dalam rangka membantu masyakarat dalam memilah tontonan bisa disandingkan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Misalnya kita adakan program pengabdian untuk mahasiswa seperti KKM Tematik dalam jangka waktu enam bulan dimana pada programnya itu turut membantu/membina masyarakat dalam memilih tontonan. Atau bisa juga siswa dilibatkan dalam sensor untuk film di bioskop-bioskop,” jelasnya.(HI/AAP/VDF)