Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UAD Sukses Gelar Pameran Produk Oleh-Oleh Khas Gunung Ireng

Mahasiswa UAD Sukses Gelar Pameran Produk Oleh-Oleh Khas Gunung Ireng

Beberapa produk olahan tim P2MD HMPS Bisma Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang ada di Gelar Produk Oleh-oleh Khas Gunung Ireng (Foto: Istimewa)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bisnis Jasa Makanan (Bisma) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) pada Minggu, 13 November 2022, sukses gelar pameran produk oleh-oleh khas Gunung Ireng, Pengkok, Gunungkidul.

Tim P2MD diketuai Atika Silma Daima, dan dibimbing oleh Yunda Maymanah Rahmadewi, S.TP., M.Sc. Sementara, 9 anggota lainnya terdiri atas Nisywa Dwiza Reihan, Indah Sinawang Cahyani, Dwi Lestari Lukviana, Lathifah Apriana Putri, Fani Melani, Fatma Dwi Kusuma, Puandira Caesha Naila Syaltha, Hafidz Izzulhaq Hadian, dan Muhammad Rasyid Ridha. Tim tersebut seluruhnya berasal dari Program Studi (Prodi) Bisma UAD.

Kegiatan gelar produk oleh-oleh khas Pengkok, Gunungkidul, diikuti oleh seluruh warga Pengkok di antaranya Dukuh Panjatan, Ngembes, Pengkok, Srumbung, Ngrancahan, Kalinampu, dan seluruh masyarakat umum. Acara juga dihadiri perwakilan dari pimpinan UAD yakni Danang Sukantar, M.Pd. Selain itu ada pula dari Dinas Pariwisata Gunungkidul, Kapolsek Gunungkidul, perangkat desa Pengkok, dan perwakilan Program Kreatif Mahasiswa (PKM) Center.

Senam bersama warga sekitar di tempat wisata Gunung Ireng menjadi pembuka acara itu. Warga makin antusias karena adanya musik campur sari. Sementara untuk produk yang dijual merupakan oleh-oleh khas Pengkok. Tersedia juga luaran produk dari hasil pelatihan P2MD berupa serbuk minuman jahe instan, cookies, tepung gaplek, dan produk olahan berbahan singkong lainnya.

Silma menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan potensi kewirausahaan dan kreativitas masyarakat, khususnya dalam mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Desa Pengkok.

“Gelar produk ini menjadi program kerja kami dari tim P2MD yang terakhir. Harapan kami dengan adanya gelar produk oleh-oleh khas Gunung Ireng, dapat menjadi wadah untuk para UMKM agar menambah penghasilan dan pengalaman baru dalam menjajakan produknya.”

Dian selaku pengunjung merasa senang dengan adanya kegiatan ini. “Acara ini seru dan meriah. Pemudanya kreatif bisa menciptakan produk yang inovatif. Semangat untuk terus berkarya dengan ilmu yang bermanfaat! Semoga bisa membuat produk-produk keren yang lebih banyak lagi.”

Hal itu selaras dengan ucapan Anita selaku penjual yang ikut berpartisipasi. “Dengan adanya gelar produk ini, saya sebagai pelaku UMKM sangat mengapresiasi karena acara ini dapat mengenalkan dan mengembangkan wisata yang berada di Gunung Ireng kepada masyarakat luas. Pelaku UMKM seperti saya mendapat keuntungan dengan menambah penghasilan dan pengalaman dalam berjualan. Semoga acara semacam ini bisa diadakan lebih sering lagi.”

Gelar produk oleh-oleh khas Gunungkidul tersebut merupakan hasil dari pendampingan tim P2MD yang diberikan ke masyarakat Pengkok, Gunung Ireng, yang telah dilaksanakan sebelumnya. Setelah dilakukan program pemberdayaan, harapannya masyarakat bertambah pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk olahan singkong. (ctr)

uad.ac.id