Rabu, 07 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Lepas Delegasi Gemastik, ITS Targetkan Gelar Juara Bertahan

Lepas Delegasi Gemastik, ITS Targetkan Gelar Juara Bertahan

Kontingen finalis Gemastik XV ITS bersama dewan pembina dan pembimbing

Kampus ITS, ITS News — Kontingen mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) duduki 24 kursi finalis pada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) XV (Gemastik XV) 2022. Sukses menjadi juara umum pada tahun 2021, ITS laungkan target pertahankan gelar pada kegiatan pelepasan delegasi, Rabu (16/11).

Perwakilan juri Gemastik, Muchammad Husni MKom merincikan 24 tim yang berhasil lolos tersebar di delapan dari sepuluh bidang kompetisi Gemastik. Ia menuturkan, para delegasi telah melewati serangkaian tahap seleksi sejak bulan Oktober lalu. Selanjutnya, para finalis akan berlaga selama lima hari mulai Minggu (21/11) mendatang. Tiga bidang perlombaan yakni divisi Pemogaman, Keamanan Siber, dan Penambangan Data akan berkompetisi secara langsung di Universitas Brawijaya. “Sedangkan delapan divisi lainnya akan berlomba secara daring,” tambahnya. 

Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Imam Abadi ST MT turut menyampaikan bahwa delegasi yang akan berkompetisi  tidak hanya berasal dari rumpun Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) saja. Akan tetapi, gabungan dari fakultas lainnya pula. Dalam tuturannya, dosen Departemen Teknik Fisika ITS tersebut menyampaikan hal tersebut mengindikasikan sebuah kemajuan dan sinergi baik dari mahasiswa ITS yang tidak terus terpaku dalam zona aman di bidangnya. 

Daniel Oranova Siahaan (kiri) saat memberikan arahan kepada para delegasi Gemastik XV ITS

Lebih lanjut, Imam menyatakan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh delegasi yang telah mengerahkan segenap kemampuan untuk mencapai babak final. Meski demikian, capaian ini bukanlah titik akhir karena mereka masih mengemban tugas berat. Mengingat raihan medali dan anugerah juara umum yang disabet kontingen ITS pada 2021 lalu, ia mengharapkan kontingen tahun ini dapat memberikan hasil yang lebih baik. “Merebut gelar memang sulit, namun mempertahankannya jauh lebih sulit,” tukasnya.

Perwakilan dewan juri lainnya, Daniel Oranova Siahaan SKom MSc PDEng menuturkan kompetisi yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini bukanlah medan yang mudah. Ia menjelaskan, peta kekuatan persaingan antar kampus semakin merata. Kondisi ini menurutnya harus menjadikan kontingen ITS lebih bersemangat untuk memberikan dedikasi terbaik. “Tidak ada lagi kekuatan dominan namun hasil tidak akan mengkhianati usaha,” ucapnya.

Merespon arahan yang diberikan, Ketua Tim Phantom VI, Clarissa Fatimah sebagai salah satu finalis menuturkan bahwa ia dan timnya semakin termotivasi untuk memberikan hasil yang terbaik bagi ITS. Finalis bidang Kota Cerdas yang akan berlaga pada 21-25 November mendatang ini mengharapkan sinergi seluruh pihak yang telah diupayakan tidak berakhir sia-sia. “Kami persiapkan seluruhnya dengan matang dan semoga mendapat hasil yang terbaik,” pungkasnya. (*) 

 

Reporter: Shafa Annisa Ramadhani
Redaktur: Astri Nawwar Kusumaningtyas