Selasa, 06 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Melalui FSAD FAIR 2022, Dua Siswa SMA Raih Golden Ticket Masuk ITS

Melalui FSAD FAIR 2022, Dua Siswa SMA Raih Golden Ticket Masuk ITS

Wakil Dekan FSAD ITS, Dr Dra Kartika Fithriasari MSi (paling kanan) menyerahkan hadiah kepada tim Hafara Khoiruzzadittaqwa dan Farros Raditya Ahmad Sifana yang menjadi juara pertama FSAD FAIR 2022

Kampus ITS, ITS News – Gaet minat serta wawasan keilmiahan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) FSAD FAIR 2022. Melalui kompetisi ini, FSAD juga berikan dua golden ticket kepada para siswa berprestasi untuk menjadi mahasiswa di departemen di bawah naungan FSAD ITS.

Ketua pelaksana FSAD FAIR 2022, Mohammad Habib Dwi Febrianti menyampaikan, kompetisi dan pameran Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bertujuan untuk memperkenalkan iklim sains dan keilmiahan ITS kepada siswa SMA sederajat. 10 tim finalis akan mempresentasikan serta memamerkan inovasi yang telah mereka buat. “Tim yang menjadi juara akan mendapat golden ticket, di mana mereka berkesempatan diterima ke FSAD ITS tanpa melewati seleksi tambahan,” ungkap pria yang akrab disapa Habib tersebut.

Tim yang menjadi  juara pertama dan berkesempatan mendapat golden ticket FSAD FAIR 2022 adalah tim beranggotakan Hafara Khoiruzzadittaqwa dan Farros Raditya Ahmad Sifana. Melalui inovasi bertajuk Pemanfaatan Limbah Air Rumah Tangga Menjadi Media Tanam Hidroponik, kedua siswa asal MAN 1 Kudus tersebut berusaha menyelesaikan masalah air bekas cucian dari rumah-rumah yang tidak tertangani dengan baik sehingga berpotensi mencemari lingkungan.

Pemenang FSAD Fair sekaligus peraih golden ticket, Hafara Khoiruzzadittaqwa dan Farros Raditya Ahmad Sifana sedang menjelaskan inovasi yang mereka ciptakan

Lebih lanjut, Farros menjelaskan bahwa sebelum menjadi media tanam, air detergen perlu difiltrasi terlebih dahulu untuk menurunkan pH dan kandungan zat terlarut. Dalam inovasinya, ia menggunakan media ijuk, batu zeolit, pasir silika, dan arang aktif. “Karena pengolahannya cukup rumit, kami menghabiskan waktu satu bulan untuk pengujiannya,” ujarnya.

Acara yang digelar di Gedung Menara Sains ini merupakan program kerja dari Badan Eksekutif Mahasiswa FSAD (BEM FSAD) bidang riset dan teknologi. Melalui program tersebut, Habib lantas berharap penyelenggaraannya dapat meningkatkan wawasan serta minat keilmiahan para siswa SMA. “Dan untuk para pemenang, semoga dapat memanfaatkan golden ticket tersebut dengan baik,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Regy Zaid Zakaria

Redaktur: Raisa Zahra Fadila