Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Mahasiswa FAI Jadi Peserta Terbaik Pelatihan Mujahid Digital

Mahasiswa FAI Jadi Peserta Terbaik Pelatihan Mujahid Digital

Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (KPI FAI UMJ) Helmi Akbar, terpilih menjadi peserta terbaik dalam Pelatihan Produksi Konten Mujahid Digital Milenial yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Sofyan Hotel Menteng (16/11).

Mengusung tema “Transformasi Digital Islam Wasathiyah untuk Peradaban Global” untuk memperkuat kemampuan Mujahid Digital. Pelatihan menghadirkan peserta dari kalangan milenial internal MUI dan perwakilan universitas serta organisasi masyarakat. Narasumber yang berkompeten dibidangnya menyajikan materi kode etik digital dan Islam Wasathiyah sampai dengan pembuatan konten audio visual untuk dipublikasi ke platform media sosial Tiktok dan Instagram.

“Tema ini kami ambil, karena yang kita hadapi saat ini adalah era digital dengan konten media sosial yang memiliki potensi berdampak buruk bagi kaum milenial, maka untuk menghadapinya perlu barisan mujahid milenial dengan pemahaman keislaman mendalam agar dapat mentransformasi materi keislaman menjadi konten yang dapat masuk dan bersaing di ruang digital. Konten dengan pemahaman Islam yang moderat telah disepakati MUI sebagai bahan konten digital,” jelas KH. Mabroer MS selaku Ketua Komisi Infokom.

Peserta pelatihan diberikan materi dan arahan kemudian mempraktekkan secara langsung, baik praktik menulis berita hingga pembuatan dan pengolahan gambar atau video.

Pada akhir pelatihan ada penentuan untuk peserta pelatihan penulis terbaik, editing video terbaik, dan peserta terbaik yang di nilai dari keaktifan dan kerajinan dari peserta pelatihan untuk mendapatkan penghargaan.

Pemenang dari peserta pelatihan terbaik ialah Helmi Akbar mahasiswa dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), ada juga pemenang dari video terbaik dan untuk tulisan terbaik ada dua pemenang yaitu Sarah Monica, dari Antropologi dan Rifky Aritama dari pesantren mahasiswa Al-Hikam Depok.

“Saya senang mendengar Saudara Helmi menjadi peserta terbaik pada pelatihan yang diselenggarakan oleh MUI ini. Saya tahu yang bersangkutan mempunyai minat yang tinggi pada bidang broadcast. Semoga dari hasil pelatihan, yang bersangkutan terdorong membuat konten-konten digital dakwah yang dapat mencerahkan masyarakat,” ungkap Hadiyan Kaprodi KPI.

“Saya berharap seluruh peserta ini punya harapan yang sama, punya kemauan yang sama, punya tekad yang sama, agar dapat bersama menjaga NKRI dengan pemahaman keislaman kita, yaitu pemahaman keislaman yang menjadi payung bagi semua, bahkan minoritas bukan malah menindas,” tutup Kyai Mabroer. (BD/KSU)