Rabu, 07 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Pemkot Malang Gandeng LPPM UM Adakan Cerdas Cermat Camat dan Lurah se-Kota Malang

image_pdf

Pemerintah Kota Malang (Pemkot Malang) bekerja sama dengan LPPM Universitas Negeri Malang (UM) selenggarakan cerdas cermat camat dan lurah se Kota Malang dengan tajuk “Siapa Berani Menjadi Aparatur Bermartabat?”.  Kegiatan ini diikuti oleh 5 perwakilan kecamatan yang ada di Kota Malang, pada Selasa (15/11) di Sasana Budaya UM dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jawa Timur yang ke-77.

5 kecamatan yang ikut cerdas cermat ini adalah Kecamatan Klojen, Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Blimbing. Setiap kecamatan mendelegasikan camat dan 2 lurahnya sebagai tim yang maju dan berlaga di cerdas cermat untuk memperebutkan juara.

Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko yang turut hadir dan membuka acara mengatakan bahwa tema yang diangkat selaras dengan arahan Wali Kota Molang. “Pemerinta Kota Malang menaruh perhatian besar terhadap kualitas pelayanan publik demi kepuasan masyarakat. Selain itu, tema ini juga untuk menunjang peningkatan pengetahuan serta pemahaman camat dan lurah dalam hal mencarikan solusi terhadap permasalahan masyarakatnya,” ujarnya.

“Pemerintah harus hadir ditengah-tengah persoalan masyarakat, saling membantu dan gotong royong untuk memberikan problem solving pada masyarakat. Cerdas penting, cermat juga penting, namun yang lebih penting adalah kepiawaian dalam memecahkan permasalahan masyarakat,” lanjut Wakil Wali Kota Malang dalam sambutannya.

Sementara itu, Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang juga turut hadir menyampaikan, melalui kerjasama ini UM ingin ikut andil dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “UM sebagai salah satu kampus yang ada di Kota Malang ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat Malang pada khususnya dan Indonesia. Melalui pengaplikasian secara langsung dari hasil penelitian yang telah terbit di dalam jurnal. Karena perlu kita ketahui, biaya yang digunakan untuk penelitian adalah uang rakyat, jadi hasilnya harus kembali kepada rakyat,” ungkapnya.

“Semoga acara ini terus berlanjut dan tidak hanya sebagai formalitas belaka. Semua pengetahuan dan kemampuan para pemangku jabatan bisa teraktualisasi dan diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat. Serta bisa menjawab dan menyelesaikan tuntutan social society yang berupa “warga tidak mau diurusi urusannya oleh negara, namun jika punya masalah, negara harus mengurusi warganya,” pungkas Rektor UM.

Setelah melewati tiga babak permainan yang sangat sengit, berikut adalah para pemenang dari cerdas cermat camat dan lurah se Kota Malang: juara 1 diraih oleh Kecamatan Klojen dan memperoleh uang pembinaan Rp 10 juta, juara 2 diraih oleh Kecamatan Sukun dan memperoleh uang pembinaan Rp 7 juta, dan juara 3 diraih oleh Kecamatan Blimbing dan memperoleh uang pembinaan Rp 4 juta.

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM.