Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Pengalaman Theo di Rangkaian Y20 : Kesempatan Berkontribusi bagi Indonesia

Pengalaman Theo di Rangkaian Y20 : Kesempatan Berkontribusi bagi Indonesia

Theo Gerald di Y20

Banyak pengalaman yang bisa didapat selama menjadi mahasiswa. Seperti yang dilakukan oleh Theo Gerald Parluhutan Napitupulu. Mahasiwa Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini merupakan salah satu bagian dari Y20, sebagai bagian dari Presidensi G20 yang baru saja usai.

Pria yang akrab disapa Theo ini, merupakan anggota Organizing Committee bagian Research Team dan Advocacy Team. “Di Pre Summit, saya bertugas membantu Track dan Co-Track Officer dalam membuat substansi. Saya juga berkesempatan menjalankan proses negosiasi antara 20 pemuda perwakilan dari peserta G20 secara luring di Lombok”, jelasnya.

Tim Digital Transformation, imbuh Theo, terdiri atas 4 orang, sedangkan tim Research berjumlah lebih dari 20 orang. “Latar belakang pekerjaan anggotanya pun beragam, dari World Bank, NGO atau BUMN. Tim Digital Transformation banyak melakukan zoom meeting untuk Menyusun Communique Digital Transformation Track”, imbuh mahasiswa Angkatan 2019 ini.

Communique ini, menurut Theo, disahkan saat Summit Y20 di Bandung. “Di sini, kami berperan sebagai pemimpin jalannya negosiasi antara 20 pemuda perwakilan negara G20 dan pengesahan Digital Transformation. Riset yang dilakukan bertema empat track, yaitu Youth Employment, Digital Trasnformation, Inclusivity and Diversity dan Sustainable and Liveable Planet, dan risetnya terkait tren global dan kondisi actual di Indonesia”, ucapnya.

Menjadi bagian dari Presidensi G20, menurut Theo, pun tidaklah mudah. “Setelah saya apply dan lolos administrasi, saya juga membuat essay terkait G20. Kemudian saya diwawancara dalam bahasa Inggris oleh Track Chair, yang merupakan professional dari Bank Dunia. Persiapannya juga panjang, sekitar 5 sampai 6 bulan dari Februari sampai Juli 2022”, jelasnya.

“Benefitnya adalah, saya berkesempatan untuk berkontribusi bagi Indonesia karena kami berada di bawah naungan Kemenpora. Kemudian, saya dapat membangun jejaring dengan sesama peserta Y20 dan delegasi pemuda dari berbagai negaa serta dikelilingi oleh orang-orang hebat dari berbagai negara. Yang terakhir, adalah peluang ke ajang internasional sekaligus membuka kesempatan dan meningkatkan kredibilitas kelak jika sudah lulus dan melamar pekerjaan. Dan semuanya adalah pengalaman yang amat sangat berhargfa”, pungkasnya.