Selasa, 31 Januari 2023
Perguruan Tinggi

Siapkan Mahasiswa Menuju PIMNAS 2023, FEB Gelar Sekolah PKM

Siapkan Mahasiswa Menuju PIMNAS 2023, FEB Gelar Sekolah PKM
Wakil Dekan FEB Menjelaskan Tentang Sekolah PKM

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) menyelenggarakan Sekolah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk menyiapkan mahasiswa agar bisa menjadi salah satu kontingen pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2023.

Dekan FEB, Abdul Ghofar, mengatakan sekolah PKM merupakan inovasi yang sangat baik untuk meningkatkan prestasi mahasiswa pada bidang penalaran.

“Mudah-mudahan tahun 2023 akan banyak delegasi FEB yang lolos ke PIMNAS,”katanya.

Kepala Sekolah PKM Setyo Tri Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut akan memberikan insentif berupa kesempatan konversi SKS sebanyak 20-23. Hal ini berlaku untuk tiap delegasi PKM sesuai dengan tahapan yang diikuti dan dilalui mereka.

“Dalam melakukan konversi tersebut, tim Sekolah telah menyiapkan kurikulum yang nantinya menjadi acuan dalam proses pengakuan SKS matakuliah. Tentunya, proses pengakuan dilakukan dengan melibatkan bidang akademik di fakultas, departemen dan program studi di FEB UB,”kata dosen FEB tersebut.

Pelaksanaan Sekolah PKM disiapkan menjadi beberapa tahapan.

Wakil Dekan 3 FEB Aulia Fuad Rahman, menjelaskan tahapan Sekolah PKM ada empat yaitu Sekolah PKM I, Sekolah PKM II, Pendampingan Monev dan Persiapan finalis ke PIMNAS.

Prof. Dr. Ir. BAMBANG DWI ARGO, DEA Menyampaikan Materi PKM

“Dari seluruh rangkaian tersebut, diharapkan mahasiswa FEB dapat menyiapkan proposal berkualitas dan siap berkompetisi di tingkat nasional. Pada tahap Sekolah PKM I peserta mengikuti rangkaian kegiatan pemberian materi yang dilaksanakan dari 9-11 Januari 2023 secara daring, kemudian akan dilanjutkan dengan pendampingan dari dosen,”katanya..

Penyampaian pertama tentang sejarah dan jenis PKM oleh Bambang Dwi Argo, Dosen FTP UB. Dalam materi ini salah satu hal yang ditekankan adalah proposal yang diunggah harus telah memenuhi format sesuai dengan buku panduan.

Bambang mengatakan “penulisan format menjadi kontributor utama menjadi penyebab proposal PKM gagal untuk dinilai reviewer.”

Sehingga sebaik apapun proposal yang sudah disusun, namun formatnya tidak sesuai akan secara otomatis tidak lolos seleksi selanjutnya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB sebagai salah satu fakultas besar di Universitas Brawijaya menjadi kontributor utama dalam mendukung prestasi kemahasiswaaan di tingkat universitas. Tahun ini capaian prestasi mahasiswa FEB UB di tingkat nasional dan internasional totalnya sebanyak 737 dengan masing-masing sebanyak 648 dan 89. Dengan bekal ini FEB UB tetap berusaha dalam meningkatkan capaian prestasi guna mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Sekolah PKM dirancang untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dengan menghadirkan pemateri dari dalam dan luar UB. (feb/Humas UB)