Selasa, 31 Januari 2023
Sekolah Menengah Atas

HUT Patbhe : Pelatihan dan Pemeriksaan Mata Secara Gratis oleh Prof. dr.Suhardjo, S.U., S.P.M(K)

HUT Patbhe : Pelatihan dan Pemeriksaan Mata Secara Gratis  oleh Prof. dr.Suhardjo, S.U., S.P.M(K)

SMA Negeri 4 Yogyakarta mengawali tahun 2023 dengan mengadakan serangkaian acara menyambut hari ulang tahun sekolah . Memasuki usianya yang ke 73 tahun, SMA Negeri 4 Yogyakarta atau yang akrab disebut Patbhe mengadakan sejumlah agenda. Diawali dengan kegiatan pelatihan screening dan pemeriksaan mata anak-anak SD hingga pemeriksaan Kesehatan umum masyarakat sekitar. Prof. dr. Soehardjo, dokter mata, staf pengajar UGM sekaligus alumni Patbhe lulusan 1972 mengatakan bahwa diadakannya penyuluhan sekaligus pemeriksaan mata merupakan salah satu wujud dukungan terhadap pemerintah dalam persoalan kesehatan mata untuk memberantas kebutaan.

“Pemerintah memiliki program memberantas kebutaan, kegiatan seperti ini (pemeriksaan mata gratis) biasa dilakukan rutin dengan kerjasama beberapa pihak.” Kata Prof. dr. Soehardjo, Sabtu 7 Januari 2023.

Diadakannya acara pemeriksaan mata dan kesehatan gratis dengan menggandeng alumni yang berprofesi sebagai dokter spesialis pada serangkaian HUT sekolah merupakan salah satu wujud kepedulian sekolah terhadap kesehatan masyarakat khususnya masyarakat di lingkungan SMA Negeri 4 yogyakarta. Acara pelatihan, screening mata dan pemeriksaan kesehatan umum memiliki dua sasaran yang berbeda.

Pemeriksaan kesehatan terbuka untuk umum sedangkan pelatihan dan screening kesehatan mata ditujukan untuk anak-anak SD di sekitar sekolah. Mengingat pentingnya mata sebagai indra penglihatan, maka penglihatan yang baik dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Dengan adanya screening ini, jika ada temuan kasus dapat segera diatasi sedini mungkin.

“Fungsi pengelihatan, kan, penting sekali. Jika kualitas pengelihatan berkurang, prestasi anak-anak menjadi rendah. Hal ini menjadi keprihatinan kita, jika terdapat anak yang memiliki permasalahan mata maka akan dibantu mulai dari pemeriksaan hingga pemberian kaca mata gratis.” Lebih lanjut Prof. dr. Soehardjo menjelaskan bahwa adanya kegiatan pemeriksaan mata sekaligus menjadi ajang promosi (dan edukasi) untuk memperbaiki anggapan masyarakat bahwa penggunaan kacamata pada anak akan memperparah permasalahan mata.“Kacamata termasuk sebagai pengobatan supaya pengelihatannya lebih optimal.”

Selain mata minus, melakukan screening mata sedini mungkin dapat mendeteksi penyerta penyakit mata yang lain seperti juling dan lebih khusus memang pendeteksian mata minus supaya bisa segera ditanggulangi supaya pengelihatannya bisa lebih baik dan prestasi belajarnya lebih maksimal.

Mengakhiri penjelasannya, prof. dr Soeharjo memberikan kesan bahwa diadakannya kegiatan pemeriksaan kesehatan baik itu umum atau kesehatan mata di SMA Negeri 4 Yogyakarta sudah sangat baik. Bukan tanpa alasan, pemeriksaan yang dilakukan di SMA Negeri 4 Yogyakarta juga dilengkapi dengan peralatan yang canggih. Selain itu, Prof. Suhardjo berharap bahwa akan semakin banyaknya kepedulian terhadap potensi kebutaan dalam masyarakat dengan cara deteksi dini. Lebih jelas, Prof. Suhardjo berharap bahwa ke depannya SMA Negeri 4 Yogyakarta lebih baik dan semakin Berjaya.