Sabtu, 04 Februari 2023
Perguruan Tinggi

Musyawarah Komisariat IMM FEB UAD ke-XXI

Musyawarah Komisariat IMM FEB UAD ke-XXI

Musyawarah Komisariat IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke-XXI (UAD) (Foto: Dinu)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IMM FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pembukaan Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-XXI dengan mengangkat tema “Internalisasi Nilai-Nilai Tri Kompetensi Dasar Menuju Regenerasi Kepemimpinan yang Berintegritas dan Bertanggung Jawab”. Acara berlangsung pada Rabu, 11 Januari 2023, bertempat di Joglo Salak, Daren Kidul, Donokerto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB. Musykom ini dihadiri oleh dekan FEB, pembina, serta kader IMM FEB.

“Musyawarah Komisariat merupakan agenda wajib dari organisasi IMM karena di dalamnya membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam rangkaian sidang pleno dan menentukan penerus selanjutnya untuk periode 2023 ̶ 2024,” ucap Anggun Puspita Ningrum selaku Ketua Pelaksana Musykom IMM FEB ke-XXI dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan harapan kepada penerus selanjutnya supaya dapat bertanggung jawab penuh pada tugas yang akan diperoleh.

Setelah sambutan yang singkat dan penuh harapan dari Anggun, sambutan dilanjutkan oleh Ketua Umum IMM FEB yaitu Putri Amanah Sulaiman. Secara lugas ia mengatakan, “Regenerasi kepengurusan harus terus berjalan supaya tidak terjadi kekosongan. Maka dari itu diadakan Musykom ini sebagai awal untuk menemukan bibit-bibit yang unggul serta pemimpin yang memiliki pemikiran kritis. Musykom juga menjadi agenda terakhir dalam kepengurusan kami.”

Aditya Rechandy Crishtian, S.E., M.M. selaku Pembina IMM FEB juga menyampaikan sambutannya dengan menarik. “Dua puluh satu adalah angka yang tidak kecil, perjalanan sudah sangat panjang dan IMM FEB berkembang tahap demi tahap hingga sampai di titik ini,” ujarnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada UAD yang sudah memikirkan dalam-dalam terkait pemindahan struktural IMM secara terperinci. Agar setiap IMM di UAD tidak sulit untuk menjalin hubungan.” Menurutnya, itu adalah harapan kuat bagi pengurus sebelumnya untuk menjadikan pemimpin dan pengurus selanjutnya yang berintegritas serta bertanggung jawab. (Ema)

uad.ac.id