Sabtu, 04 Februari 2023
Perguruan Tinggi

Prof. Revis Asra Sampaikan Orasi Ilmiah pada Pengukuhan Guru Besar

Prof. Revis Asra Sampaikan Orasi Ilmiah pada Pengukuhan Guru Besar

Mendalo- Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. menyampaikan Orasi Ilmiah pada peresmian jabatannya sebagai Guru Besar bidang Biologi pada Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Jambi (UNJA), Kamis (19/1/23) di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo. Prof. Revis Asra menyampaikan Orasi Ilmiah yang berjudul Intergrasi Kearifan Lokal dan Pemamfaatan Molekuler Untuk Pengembangan Jernang (Daemonorops spp.) sebagai Produk Unggulan Daerah.

Prof. Revis Asra mengatakan potensi jernang sebagai salah satu hasil hutan non kayu yang banyak tumbuh di Jambi, yang disyukuri dalam wujud menerapkan konsep konservasi terhadap tumbuan tersebut, menurut Undang-undang No. 32 Tahun 2009, konservasi sumber daya alam merupakan pengelolaan sumber daya alam untuk menjamin pemanfaatannya secara bijaksana serta kesinambungan ketersediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragamannya.

“Konsep konservasi ini secara tidak langsung telah diterapkan oleh masyarakat di desa dan suku pedalaman yang bermukim baik di dalam kawasan Taman Nasional maupun di hutan-hutan Sumatera, mereka memiliki kearifan lokal tersendiri dalam melestarikan tumbuhan jernang dengan menerapkan denda adat, sehingga kelestarian jernang dapat terjaga, namun degradasi hutan yang berlangsung terus menerus merupakan ancaman bagi habitat jernang,” ujar Prof. Revis Asra.

Pemanfaatan ilmu pengetahuan yaitu biologi molekuler untuk pelestarian jernang sangat dibutuhkan, melalui analisis diveristas genetic dapat ditemukan populasi jernang unggul yang memiliki adaptasi yang tinggi, Jernang unggul ini merupakan sumber plasma nutfah untuk pengembangan jernang kedepannya, disamping itu dengan teknik molekuler ini kita dapat mendeteksi jenis kelamin (seks) jernang pada fase bibit, tidak perlu menunggu 4 – 5 tahun untuk mengetahui jenis kelamin jernang, sehingga budidaya lebih optimal.

“Sampai saat ini resin jernang masih dieksporke China, Hongkong dan Singapura. Hilirisasi produk jernang sudah dilakukan, dua produk telah berhasil dibuat yaitu sunscreen jernang dan pasta gigi jernang, kedua produk ini telah diseminarkan di Seminar Internasional di Kuala Lumpur,” tutup Perempuan kelahiran Sungai Pakning 23 Januari 1973 ini.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS