Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

SNaIL ke-3 2022 Bahas Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Lingkungan

SNaIL ke-3 2022 Bahas Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Lingkungan

(Unila): Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Seminar Nasional Ilmu Lingkungan (SNaIL) ke-3 tahun 2022, Rabu, 16 November 2022.

Seminar dengan tema “Kontribusi Pendekatan Multidisiplin dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim” diselenggarakan secara luring di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, dan daring melalui Zoom.

Seminar yang dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., ini merupakan salah satu kegiatan Pascamultidisiplin Unila untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada masyarakat, saling membagi pengalaman dan penelitian antarpeneliti, serta meningkatkan jaringan antarpemerhati lingkungan.

SNaIL ke-3 tahun 2022 menghadirkan narasumber di antaranya Dosen Institut Pertanian Bogor sekaligus Dewan Pengawas Unila Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar M.Ec., Dosen Universitas Sebelas Maret Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., dan Dekan Fakultas Kedokteran Unila Prof. Dr. Dyah Wulan SRW, SKM., M.Kes.

Dalam sambutannya Prof. Murhadi mengatakan, sudah beberapa dekade dampak perubahan iklim makin terasa. Perubahan iklim sering juga disebut sebagai fenomena pemanasan global, di mana jumlah gas rumah kaca meningkat pada lapisan atmosfer dalam waktu tertentu.

Begitu pentingnya permasalahan perubahan iklim ini, maka masyarakat dunia mengadakan beberapa konvensi perubahan iklim untuk memantaunya. Dari berbagai konvensi tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai kesepakatan tentang mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Berkaitan dengan konvensi internasional tersebut, Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi menangani masalah perubahan iklim. Melalui komponen energi, kehutanan, pertanian, limbah, dan IPPU, Indonesia berkomitmen menurunkan emisi sebesar 29% dengan usaha sendiri, hingga 49% dengan bantuan dunia internasional.

“Komponen kehutanan juga mempunyai program berupa FOLU Net Sink yang akan berkontribusi dalam menurunkan dampak perubahan iklim tersebut,” ujar Prof. Murhadi.

Pelaksanaan SNaIL ke-3 tahun 2022 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menghasilkan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia, khususnya Provinsi Lampung, yang didukung semua stakeholder.

Kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim memerlukan kontribusi pendekatan multidisiplin yang diangkat ke dalam subtema SNaIL ke-3 Tahun 2022 yakni Sosial-Ekonomi-Politik Kelembagaan dan Hukum, Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat, Pendidikan, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Sains dan Teknologi.

“Semoga melalui seminar ini, Pascasarjana Universitas Lampung mampu memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim agar terwujud kehidupan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

SNaIL tahun 2022 diikuti para peserta meliputi ilmuwan, praktisi, dan pemerhati lingkungan. Prof. Dr. Ahmad Saudi Samosir, S.T., M.T., yang turut memberikan sambutan berharap, kegiatan yang telah berlangsung sejak 2019 dapat terselenggara secara berkelanjutan. [Humas/Angel]