Jumat, 27 Januari 2023
Perguruan Tinggi

IMM FEB UAD Adakan Dialog Nasional tentang Resesi Ekonomi 2023

IMM FEB UAD Adakan Dialog Nasional tentang Resesi Ekonomi 2023

Dialog Nasional tentang Resesi Ekonomi 2023 oleh IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IMM FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan acara diskusi intelektual bertajuk “Dialog Nasional” dengan mengangkat tema “Resesi Ekonomi 2023 Ancaman dan Tantangan Perekonomian Indonesia, Rapor Merah Kabinet Jokowi Ma’ruf”. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Januari 2023, bertempat di Auditorium Kampus I UAD pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB.

Hadir 3 narasumber di antaranya Rahmat Dwi Saputra selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sebagai pemateri 1, Bhima Yudistira selaku Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) sebagai pemateri 2, dan Utik Bidayanti, S.E., M.M. selaku Wakil Rektor IV UAD sebagai pembicara utama. Sayangnya, pemateri 1 tidak dapat menghadiri acara tersebut dikarenakan suatu hal. Acara ini juga dihadiri oleh Dr. Dini Yuniarti, S.E., M.Si., CIQnR. selaku Dekan FEB dan Adhitya Rechandy Christian, S.E., M.M. selaku Pembina IMM FEB UAD.

Dialog Nasional ini merupakan program kerja bidang Hikmah Pimpinan Komisariat IMM FEB UAD sebagai upaya untuk membangun nalar kritis kader dan memberikan wadah mahasiswa sebagai mitra kritis dan mitra solutif pemerintah. Kegiatan tidak hanya menyasar audiens mahasiswa UAD saja, tetapi sejumlah mahasiswa di sekitar Yogyakarta seperti Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Pahlawan Negara (STIIE YKPN) Yogyakarta, dan lain sebagainya, turut bergabung dalam gelaran luring ini.

Utik Bidayanti menyampaikan tentang cara mahasiswa melihat dan mengkritisi kebijakan ekonomi dengan data-data yang terbaru. Di sisi lain, Bhima Yudistira menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan masalah yang dihadapi serta kegagalan pemerintah dalam memutuskan kebijakan ekonomi saat ini.

Arnes Rapindo yang kerap disapa Arnes, mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan 2019 selaku ketua bidang Hikmah menuturkan latar belakang mengadakan acara tersebut. “Melihat problematika yang terjadi belakangan ini, begitu kompleks permasalahan khususnya di bidang ekonomi. Oleh karena itu, IMM FEB harus mampu hadir sebagai salah satu sosial kontrol kepada pemerintah.”

“Acara Dialog Nasional juga bertujuan agar memberi ruang diskusi sesuai disiplin ilmu kepada mahasiswa FEB,” tambahnya dalam wawancara melalui WhatsApp. IMM FEB juga berencana membuat narasi gagasan dari hasil kajian analisis Pimpinan Komisariat (PK) IMM FEB. Setidaknya, UAD melalui IMM FEB berhasil membuka wawasan intelektual dalam memandang pertumbuhan ekonomi dari para ahli ekonomi. (roy)

uad.ac.id