Selasa, 31 Januari 2023
Perguruan Tinggi

Prof. Syahmardi Yacob Sampaikan Orasi Ilmiah Pada Pengukuhan Guru Besar

Prof. Syahmardi Yacob Sampaikan Orasi Ilmiah Pada Pengukuhan Guru Besar

Mendalo- Prof. Dr. Drs. Syahmardi Yacob, M.B.A. menyampaikan Orasi Ilmiah pada peresmian jabatannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jambi (UNJA), Kamis (19/1/23) di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo. Prof. Syahmardi Yacob menyampaikan Orasi Ilmiah yang berjudul Tranformasi Retel Digital: Suatu Strategis Keberlanjutan Bagi Peningkatan Kinerja Pemasaran Ritel Modern.

Dalam Orasi Ilmiahnya, Prof. Syahmardi Yacob mengatakan seiring dengan kemajuan inovasi teknologi yang bergerak cepat dan massif ke hampir sebagian besar sektor bisnis, termasuk sektor ritel. Perubahan tersebut tentunya harus direspon dengan baik bagi dunia industri ritel, agar dapat beradaptasi dengan perubahan inovasi teknologi yang mampu memudahkan proses bisnis ritel dengan pelanggannya.

“Walaupun dalam hampir dua tahun belakangan ini, dunia global menghadapi suatu perubahan strategi dalam mempertahan keberlanjutan perusahaannya atau bisnisnya khususnya di sektor ritel, selanjutnya tantangan yang dihadapi peritel pada tahun 2020-2021, telah mengkaji ulang strategi bisnis yang dijalankannya sebelum dunia menghadapi pandemic yang menerpa perekonomian global, Salah satu strategi yang dijadikan pembentukan ulang dalam menjalankan bisnisnya adalah mewujudkan transformasi ritel digital sebagai upaya dalam mempertahankan dan keberlanjutan bisnisritelnya,” ujar Prof. Syahmardi Yacob.

Pria kelahiran Padang pada 9 Maret 1967, mengatakan tujuan penulisan orasi ilmiah ini adalah untuk mengkaji secara akademis transformasiritel digital sebagai suatu strategi keberlanjutan dalam upaya meningkatkan kinerja pemasaran. Beberapa literatur telah digunakan untuk mengkaji topik orasii lmiah ini dengan pendekatan studi kepustakaan yang bersumber dari artikel jurnal yang dipublikasikan pada Jurnal Internasional dan Nasional yang terindeks dan didapatkan pada Scopus, Google Scholar, dan Mendeley.

“Hasil dari kajian literatur yang dilakukan menujukkan bahwa ritel digital berbeda dari ritel tradisional karena penggunaan saluran dan metode bisnis inovatif yang memfasilitasi peritel untuk mempelajari berbagai model ritel dan memahami model mana yang benar-benar berfungsi dan mana yang tidak berfungsi. Peritel digital dicirikan oleh tindakan cepat pada umpan balik atau persyaratan konsumen karena komunikasi efektif dua arah yang menciptakan konsumen yang lebih bahagia dan puas. Transformasiritel digital tidak hanya membawa tantangan tetapi juga membawa peluang bagi peritel ketingkat efektivitas operasional dan kepuasan pelanggan yang lebih besar dalam operasi ritel mereka,” terang Prof. Syahmardi Yacob.

Oleh karena itu, menurutnya ritel digital dari setiap organisasi ritel perlu didorong lebih tinggi lagi, konsekuensinya dengan mengintensifkan persaingan tidak hanya antara peritel tradisional dan digital, tetapi juga antara peritel digital. Keterampilan untuk meningkatkan kemampuan partisipasi sangat penting untuk setiap transformasi digital dalam bisnis ritel kontemporer.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS