Rabu, 29 Maret 2023
Perguruan Tinggi

FST LAKUKAN PENILAIAN PENDAHULUAN PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK DAN WBBM

FST LAKUKAN PENILAIAN PENDAHULUAN PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK DAN WBBM

(UINSGD.AC.ID)-Dalam rangka mengetahui dan menilai kinerja manajemen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilakukan Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan menghadirkan Asesor, Nanang Rosidi, S.Th.I., di Aula FST, Jumat (3/3/2023).

Dekan FST, Dr. Hasniah Aliah, MSi menjelaskan pembangunan Zona Integritas dianggap sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas. Dengan demikian pembangunan Zona Integritas menjadi aspek penting dalam hal pencegahan korupsi di pemerintahan.

Upaya meningkatkan kualitas  pembangunan dan pengelolaan unit kerja yang telah membangun Zona Integritas maka diperlukan revisi atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Revisi Peraturan Menteri ini mengatur lebih detail tentang mekanisme pelaksanaan pembangunan unit kerja yang telah membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Pada intinya kegiatan penilaian pendahuluan ini menjadi tahapan menuju WBK, WBBM dengan memperlihatkan perubahan-perubahan positif yang terjadi sesudah terbentuk tim Zona Integritas. Misalnya, pada sebelumnya belum ada program religi di lingkungan FST sebagai distingsi Wahyu Memandu Ilmu, maka diadakan program Dzikir Pagi dan Sore, Pembacaan Al-Kahfi setiap Jum’at Sore, Jum’at Berkah, One Day One Juz, Rumah Qur’an, dan Semarak Ramadhan. Ini semua dilakukan sebagai upaya penguatan keimanan dan ketaqwaan civitas akademika FST,” tegasnya.

Dalam pelayanan di lingkungan FST yang sebelumnya dilaksanakan secara manual (offline), maka sekarang sudah berbasis elektronik (online) melalui e-office, yaitu platform online untuk helpdesk, layanan surat mahasiswa, pengajuan legalisir, pelaporan pelanggaran dan gratifikasi, survei dan kuesioner, sistem administrasi, informasi, e-learning, dan lain-lain.

Untuk menciptakan mahasiswa, lulusan yang mencintai NKRI, memiliki wawasan kebangsaan. “Caranya dengan dilakukan pembinaan moderasi Beragama secara rutin yang tidak hanya pada mahasiswa, tapi kepada dosen dan tenaga kependidikan juga diberikan pembinaan,” paparnya.

Asesor Nanang Rosidi, STh.I menjelaskan Penilaian Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama dilaksanakan dengan tujuan:

1. Memudahkan Kementerian Agama dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan zona integritas dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh Kementerian Agama.

2. Menyediakan data/informasi bagi Kementerian Agama dalam rangka menyusun profil pelaksanaan pembangunan zona integritas pada Kementerian Agama.

Aplikasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilakukan secara mandiri (self assessment) di lingkungan Kementerian Agama.

Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas mencakup penilaian terhadap dua komponen: Pengungkit (Enablers) dan Hasil (Results).  Pengungkit adalah seluruh upaya yang dilakukan Kementerian Agama dalam menjalankan fungsinya, sedangkan Hasil adalah kinerja yang diperoleh dari komponen pengungkit.

Hubungan sebab-akibat antara komponen pengungkit dan komponen hasil dapat mewujudkan proses perbaikan bagi Kementerian Agama melalui inovasi dan pembelajaran, dimana proses perbaikan ini akan meningkatkan kinerja Kementerian Agama secara berkelanjutan.

Komponen pengungkit sangat menentukan keberhasilan tugas Kementerian Agama, sedangkan komponen hasil berhubungan dengan kepuasan para pemangku kepentingan.

Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas ini dihadiri oleh Sub Koordinator Kepegawaian dan Organisasi Tata Kelola, Jajang Burhanudin, S.Ag, SS, M.Hum, jajaran pimpinan FST dan tim ZI.