Jumat, 27 Januari 2023
Perguruan Tinggi

Unpad Jalin Kerja Sama Pengembangan Stroberi dengan Jepang

Unpad Jalin Kerja Sama Pengembangan Stroberi dengan Jepang

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan Japan Premium Vegetable (JPV) dan Japan International Research Centre for Agricultural Sciences (JIRCAS) dalam hal pengembangan budi daya stroberi asal Jepang.

Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dengan CEO JPV Kenji Endo di Ruang Rapat Rektor Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kamis (26/1/2023). Acara tersebut dihadiri sejumlah pimpinan dan tim riset budi daya stroberi dari Fakultas Pertanian Unpad.

Ketua tim penelitian stroberi Faperta Unpad Prof. Dr. Ir. Reginawanti Hindersah, M.P., mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari program “Asian-monsoon Plant Factory System – ICHIGO (strawberry) Consortium”. Melalui program ini, Jepang berupaya mengaplikasikan teknologi budi daya stroberi ke beberapa negara tropis, salah satunya Indonesia.

“Dengan masuknya Unpad ke konsorsium ini menjadi kesempatan baik bagi kita,” kata Prof. Regina.

Lebih lanjut Prof. Regina mengatakan, melalui kolaborasi ini, Faperta Unpad memperoleh sejumlah investasi alat dan teknologi yang didatangkan langsung dari Jepang. Teknologi dan perangkat budi daya stroberi tersebut sebagian telah dipasang di Bale Tatanen Unpad, Jatinangor, berupa perangkat untuk mendukung pembibitan stroberi dalam ruangan.

Ini dilakukan mengingat pertumbuhan stroberi sangat dipengaruhi oleh temperatur dan kelembapan yang optimal.

Selain fasilitas pembibitan, JPV dan Faperta juga tengah memodifikasi rumah kaca dengan dilengkapi perangkat dan teknologi untuk mendukung stabilitas temperatur ruangan dan media tanam. Berbagai fasilitas ini diharapkan akan mendukung berjalannya riset stroberi di wilayah monsoon, khususnya di Jatinangor.

Sementara itu, teknisi ahli dari JPV Dr. Yukinori Matsumoto mengapresiasi kerja sama dengan Unpad. Diharapkan, kerja sama ke depan tidak hanya terbatas pada varietas stroberi, tetapi juga berkembang ke varietas lainnya, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan pertanian di Indonesia.*