Selasa, 31 Januari 2023
Perguruan Tinggi

Bahas Standardisasi SNI UMKM, Mahasiswa FH UPH Juara 1 Lomba Debat antar Universitas

Bahas Standardisasi SNI UMKM, Mahasiswa FH UPH Juara 1 Lomba Debat antar Universitas

Tim delegasi mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Pelita Harapan (UPH) memenangkan juara 1 dalam ajang kompetisi Legal Debate Championship 2022 yang diselenggarakan oleh President University Major Association Law (PUMA LAW) secara online pada 25-27 November 2022. Tim UPH yang diwakili oleh Arnold Janssen (2021), Jennifer Eve (2022), dan Louise Shania Sabela (2022) menyampaikan dan membela argumen yang mendukung kewajiban standardisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia yang dirumuskan oleh Komite Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN). SNI dapat diterapkan oleh para pelaku usaha, kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, dan pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan. Pada dasarnya, penerapan pemberlakuan SNI bersifat secara sukarela, namun untuk keperluan melindungi kepentingan umum, pemerintah dapat mewajibkan pemberlakuan SNI.

“Kami menyatakan argumen dan membahas isu kewajiban standardisasi SNI untuk UMKM. Menurut kami, penerapan SNI pada UMKM dapat memberikan kepastian kualitas produk bagi masyarakat. Hal itu dikarenakan dalam pemenuhan SNI, suatu produk perlu melewati berbagai tahapan pengujian kualitas agar sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” ujar Arnold.

Lebih lanjut Arnold mengatakan, dengan adanya acuan bahan baku, proses produksi hingga pengemasan, maka akan memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan sehingga dapat menekan biaya produksi dan menaikkan keuntungan.

Menambahkan Arnold, Jennifer mengatakan kini masyarakat cenderung lebih memilih produk yang berkualitas dan memiliki SNI. Sejalan dengan itu, target pasar pun akan lebih luas, baik pasar lokal seperti retail, marketplace, dan juga pasar global.

Berkat kegigihan dan argumen yang kuat, Arnold, Jennifer, dan Louise mampu membuktikan kompetensi dengan memenangkan mosi yang didebatkan, sehingga berhak menduduki peringkat satu dalam ajang kompetisi tersebut.

“Kompetisi ini merupakan kompetisi nasional yang diikuti oleh 8 universitas ternama di Indonesia, tentunya kami sangat senang dan bersyukur dapat diberi kesempatan untuk mengikuti lomba mewakili UPH dan bisa memenangkan perlombaan tersebut serta mengharumkan nama UPH,” ujar Louise.

Mereka mengaku dalam kompetisi yang bertemakan “Urgensi Harmonisasi Hukum Bisnis untuk Pembangunan Ekonomi di Indonesia” ada banyak tantangan yang dihadapi sehingga tercapai prestasi membanggakan ini. Mulai dari mempersiapkan mosi hingga diperhadapkan dengan banyak pesaing dari berbagai universitas di Indonesia. Namun terlepas dari itu, tim UPH sepakat bahwa keberhasilan mereka merupakan buah dari kerja sama tim yang baik dan pembekalan yang diberikan para dosen dalam proses perkuliahan.

“Menurut kami, yang membuat kami bisa mempertahankan posisi kami adalah dengan memberi parameter terhadap mosi perdebatan sebagai tim pro. Selain itu, chemistry adalah kunci yang bisa membuat kami menang. Selama proses persiapan dibutuhkan teamwork yang kuat sehingga kami juga diajarkan untuk membangun chemistry yang kuat antar sesama individu. Selain itu mata kuliah seperti Hukum Dagang, Hukum Kontrak, Hukum Perusahaan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Perdata sangat berguna dalam mempersiapkan mosi yang berbicara seputar permasalahan umum mengenai hukum bisnis,” tambah Arnold.

Selamat kepada Arnold Janssen, Jennifer Eve, dan Louise Shania Sabela! UPH berharap prestasi yang telah dicapai dapat memotivasi mahasiswa UPH lainnya untuk memaksimalkan potensinya  sehingga dapat menjadi lulusan yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing tinggi dalam dunia kerja.

 

Fakultas Hukum UPH

Fakultas Hukum UPH akan memperlengkapi para mahasiswa dengan serangkaian keterampilan hukum yang dipadukan dengan integritas pribadi yang kuat untuk meraih keberhasilan dalam berbagai profesi hukum, baik di lingkup nasional maupun global. Kurikulum FH UPH didasarkan pada landasan hukum nasional dan internasional yang kokoh serta riset terkait, agar mahasiswa mampu menguasai pengetahuan hukum dan memiliki kemampuan memecahkan masalah. FH UPH juga selalu memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi baik melalui kegiatan di dalam maupun di luar kelas. Mari bergabung di FH UPH! Informasi lebih lanjut hubungi Student Consultants di 0811-1709-901 atau daftar di sini.