Selasa, 31 Januari 2023
Perguruan Tinggi

Kegiatan-Kegiatan Tim Mahasiswa KKNT TB UNDIP di Lokasi Bencana Cianjur

Kegiatan-Kegiatan Tim Mahasiswa KKNT TB UNDIP di Lokasi Bencana Cianjur

Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Bencana (KKNT TB ) Universitas Diponegoro Cianjur telah melaksakan kegiatan-kegiatan untuk membantu korban yang terdampak gempa di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten  Cianjur, Jawa Barat, bekerjasama dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Cibeureum. Kegiatan tersebut diantaranya adalah pendataan rumah warga yang termasuk kategori rusak berat dan akan dirobohkan, pelaksanaan program taman baca dan membantu pelaksanaan kegiatan perobohan Gedung Arsip Desa Cibeureum.

Pada hari pertama (18/1) tim KKNT TB Undip membantu pengemasan dan pendistribusian logistik berupa sembako yang dikelompokkan menjadi 2 paket yaitu paket dengan anak dan tanpa anak. Pendistribusian dilakukan sesuai KK secara bertahap di 4 titik pada masing-masing RW di Desa Cibeureum, dengan menggunakan mobil ambulance dan mobil pick up yang dibantu oleh babinsa dan perangkat desa lainnya.

Pada hari kedua (19/1) melaksanakan kegiatan pendataan rumah warga RW 01 dan RW 02 yang termasuk kategori rusak berat dan akan dirobohkan. Tujuan dari pendataan rumah warga yaitu untuk membantu perangkat desa yang kekurangan tenaga dalam proses verifikasi data rumah warga yang termasuk kategori berat dan akan dirobohkan. Tim membuat 3 kategori rumah guna mempermudah pendataan, yaitu rumah yang sudah dirobohkan dalam kondisi steril, rumah yang sudah dirobohkan dalam kondisi belum steril, dan rumah yang belum dirobohkan.

Terdapat beberapa keterangan yang disampaikan oleh warga diantaranya banyak pertimbangan dari setiap KK apakah rumah yang dirobohkan nantinya akan dibangun sendiri atau dibangun pemerintah. Kemudian untuk rumah yang belum dirobohkan, warga merasa bingung jika nanti rumahnya dirobohkan barang – barang yang ada di rumahnya akan ditaruh di mana, dan terdapat beberapa rumah dengan kategori sedang akan tetapi karena dinilai membahayakan maka rumahnya dirobohkan.

Tak hanya rumah warga, tim juga melakukan survey taman baca di RW 01, 02, dan 03 melalui wawancara kepada pemilik TK, madrasah, posko, dan melihat langsung Hunian Sementara (huntara) yang telah berdiri, dengan tujuan untuk menentukan lokasi yang tepat sehingga dapat digunakan untuk taman baca. Selain itu juga membangun tenda pengungsian yang akan digunakan warga sekitar sebagai tempat tinggal sementara karena rumahnya sudah dirobohkan.

Hari ketiga pelaksanaan (20/1), melanjutkan kegiatan pendataan rumah warga di RW 03, 04, dan 06. Selanjutkan mengikuti Sosialisasi PERBUP Kab. Cianjur no 350/kep.407-bpd-2022 Tentang Juknis Perbaikan Rumah karena Bencana Gempa di Kab.C Cianjur Bersama Disperkim, BPD, BPBD, Masyarakat, dan Pemerintah Desa Cibeureum yang bertempat di kantor Desa Cibeureum. Untuk pendataan yang pertama dilakukan pada warga RW 03  yang terdiri dari 4 RT, dengan hasil antara lain di RT 01 terdapat 10 rumah yang sudah di data dengan 3 rumah yang sudah dirobohkan dengan steril, 4 rumah yang di robohkan dengan tidak steril, dan 3 rumah yang belum dirobohkan. Di RT 02 terdapat 38 rumah yang sudah di data dengan 6 rumah sudah dirobohkan dengan steril, 11 rumah yang dirobohkan dengan tidak stril, dan 21 rumah yang belum dirobohkan.  Di RT 03 terdapat 14 rumah yang di data dengan 2 rumah yang sudah dirobohkan dengan steril, 6 rumah yang dirobohkan dengan belum steril, dan 6 rumah yang belum di robohkan. Dan di RT 04 terdapat 33 rumah yang di data dengan tidak ada rumah yang dirobohkan dengan steril, 11 rumah yang di robohkan dengan tidak steril, dan 22 rumah yang belum dirobohkan.

Dan pada Sabtu (21/1) tim membantu kegiatan perobohan gedung arsip karena mengalami kerusakan yang cukup berat akibat gempa bumi yang terjadi, sehingga bangunan tersebut tidak bisa digunakan kembali seperti semula karena akan membahayakan perangkat desa dan warga desa yang akan menggunakan gedung tersebut, sehingga harus dibangun ulang. (Lin/Nuril/Arbi/Rafi-Humas)