Jumat, 09 Desember 2022
Perguruan Tinggi

Cakapind, Inovasi Mahasiswa UNJA Solusi Digital Marketing bagi UMKM Jambi

Cakapind, Inovasi Mahasiswa UNJA Solusi Digital Marketing bagi UMKM Jambi

SURABAYA- Seiring dengan berjalannya waktu dimana teknologi yang semakin berkembang dan pengunaan teknologi kini semakin meningkat, selain itu juga di masa pandemi Covid-19 banyak sekali perubahan seperti, perubahan kebiasaan konsumen, dan perubahan cara kita berinteraksi dalam kehidupan sosial sehingga aktivitas pasar mulai berkembang dan berubah yang semula serba offline menjadi serba online sehingga mengharuskan para pengusaha dan UMKM bisa bersaing di market online, fenomena tersebut memberikan ide bagi Muhammad Rizki Darmawan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi bersama Tella Belara, Iqbal Ravanda dan Cindy Tritavina, Inovasi ini mereka beri nama Cakapind yang dipresentasikannya pada inovasi ini dipresentasikannya pada pada kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XIII di UPN Veteran Jawa Timur, yang diadakan selama 4 hari mulai tanggal (22-25/11/22) di UPN Veteran Jawa Timur.

Rizki Darmawan mengatakan ia bersama timnya melihat fenomena yang terjadi akibat dampak Covid-19 dimana banyak sekali pelaku usaha mikro yang mengalami kemunduran dikarenakan adanya tuntutan sehingga usaha di tuntut dapat dijalankan secara online maupun ofline, akan tetapi pelaku usaha mikro mengalami kendala menjalankannya karena brand yang mereka miliki belum begitu terkenal maupun belum begitu pasihnya di dalam megunakan social media untuk berjualan.

“Setelah gejolak revolusi industri 4.0 di belakangan ini begitu terasa sekali di dunia industri, muncul pula konsep Smart Society 5.0. Di Era Society 5.0 mempersyaratkan tiga kemampuan utama yang perlu dimiliki setiap individu, yaitu: creativity, critical thinking, communication and collaboration, maka dari itu para pelaku usaha diharuskan untuk masuk ke dalam dunia digital agar dapat beradaptasi dengan dunia yang baru sehingga mampu bersaing dan bertahan di pasar. Selain itu juga agar dapat membangun branding dan pasar usaha secara lebih efektif serta tepat sasaran dan juga memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen sehingga mendapat loyalitas pelanggan yang baik,” ujar Rizki Darmawan.

Rizki Damawan juga mengatakan dengan fenomena tersebut ia bersama tim menghadirkan Inovasi yaitu Cakapind sebagai solusi dari berbagai permasalahan tersebut. Terutama membantu UMKM dan Pemilik objek wisata yang ada di Jambi agar bisnis yang dijalankan lebih bisa expansi dikenal lebih luas sehingga bisa menjangkau pasar yang leih baik oleh masyarakat dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Sumber daya alam, Kearifan lokal dan produk potensial begitu banyak di miliki oleh provinsi jambi bahkan banyak sekali masyarakat yang mengantungkan diri mereka dari potensi yang di miliki ini akan tetapi potensi ini perlu campur tangan kita yaitu mahasiswa dengan adanya Cakapind ini mereka ingin mewujudkan pengembangnya UMKM, kerajinan lokal dan pariwisata dengan bantuan pengoptimalisasian teknologi yang dilakukan dengan landasan kreatifitas dan kolaborasi sehingga terwujudnya sistenabelity di sektor potensial ini sehingga terbukanya lapangan pekerjaan baru dan mampu memperkenalkan Jambi melalui produk dan potensinya.

“Teknologi merupakan sarana untuk mewujudkan UMKM dan pariwisata untuk expansi kearah lebih maju dan hal ini menjadi potensi bagi kami untuk tumbuh dan berkembang seiring dengan kebutuhan akan jasa di industry kreatif ini di sektor branding, marketing, manajemen di era digital ini, dalam upaya mebantu UMKM, Pemilik wisata, Para pengusaha pemula yang belum mewujudkan pasar online, Bumd dan Bumdes dalam bidang digitalisasi kami melihat bahwa agensin yang kami bagun ini bisa di implementasikan di daerah-daerah juga sebab ini merupakan kebutuhan di setiap sektor untuk mewujudkan pengembangan usaha dan pariwisata,” kata Rizki Darmawan.

Lebih lanjut ia mengatakan Keunikan dan diferiensiasi produk, Produk jasa ungulan yang kami tawarkan berupa paket branding, paket sosial media manajemen dan paket digital marketing yang segmentasikan dengan target utama adalah usaha local di Jambi baik itu UMKM bidang kuliner maupun kerajinan, pihak pemilik pariwisata di daerah Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin maupun kota Jambi dan kota Sungai penuh, Paket yang disediakan memiliki banyak variasi yang dapat menyesuaikan dengan kebutuahan pengembangan serta sesuai dengan budget dan keinginan.

“Setiap desain, foto dan juga video yang kami sajikan selalu menyesuai dengan trend, target pasar dan juga orisinilitas, kami sangat mengutamakan kualitas sehingga desain yang kami hasilkan sesuai dengan target market konsumen yang di tujuan, selain beberapa paket yang kami tawarkan, kami juga menghubungkan antara pihak yang kerjasama kami dengan vendor lain sehingga mempermudah seperti dalam proses cetak-mencetak untuk konsumen seperti cetak kemasan, stiker logo, label, dan spanduk usaha, kami juga rutin melaksanakan pelatihan di bidang digital untuk mengajak anak-anak muda terlibat dan paham untuk bergerak Bersama-sama memajukan daerah,” tutur Riski Darmawan.

Mentor Cakapind, Drs. Agus Syarif, MBS mengatakan selama ini UMKM mempunya 3 kendala dalam menjalankan usahanya, untuk itu Cakapin hadir untuk membantu para pelaku UMKM.
“Ada 3 kendala yang ada didalam UMKM yang pertama adalah kendala legalitas, kemudian akses pasar,dan yang ketiga adalah IT, untuk IT biasanya UMKM tidak sempat bermedsos ria sehingga Cakapind bisa menjadi solusi untuk pengembangan di media sosial dan dari ketiga ini dapat diatasi oleh Cakapind jadi cakapind bisa mengurusi legalitas mereka, seperti NIB lalu ada legalitas legal makanan dan yang menyangkut IT Cakapind membantu penuh dalam rangka akses pasar, kebanyak mereka lemah membuat konten nah Cakapid sangat cakap membuat itu,” terang Drs. Agus Syarif, MBS.

Selain itu ia mengatakan Cakapind bisa membantu para pelaku UMKM untuk membuat Media sosial, mengaktifkan whattsup bisnis mereka, talalu membantu mempromokan baik dalam bentuk player maupun dalam bentuk video, kemudian pembuatan poweroint, akses pasar dan poto produk.

“Saat ini pengembangan dari Cakapind sendiri adalah mereka sudah di undang untuk menjadi narasumber baik itu di kota Jambi maupun di kabupaten yang ada di Provinsi Jambi, kemarin mereka baru saja menjadi narasumber di Kabupaten Bungo,” Tutup Drs. Agus Syarif MBS.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS