Selasa, 27 September 2022
Perguruan Tinggi

Sukseskan KOICA Goes to Campus, Unpas dan UKM KSR Terima Penghargaan dari PMI

Sukseskan KOICA Goes to Campus, Unpas dan UKM KSR Terima Penghargaan dari PMI

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”56149″ img_size=”large” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan dan UKM Korps Sukarela (KSR) PMI menerima penghargaan dari PMI Jawa Barat atas dukungan dan kerja sama dalam program “Duta Kemanusiaan” KOICA Goes to Campus, Jumat (9/9/2022).

Jawa Barat dipilih oleh Markas Pusat PMI sebagai penyelenggara program KOICA (Korean International Cooperation Agency) bersama Sumatra Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Di Jawa Barat, hanya empat perguruan tinggi yang ditunjuk menjadi tuan rumah KOICA Goes to Campus dan KOICA Safety at Home, yaitu Universitas Pasundan, Universitas Padjadjaran, IKOPIN, dan Telkom University.

Unpas terima penghargaan dari PMI. (Foto: Rico B)

Sebanyak 30 Duta Kemanusiaan yang terpilih lewat seleksi KOICA Goes to Campus telah melaksanakan program KOICA Safety at Home di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Minggu (26/6/2022).

KOICA Safety at Home menyasar lima rukun warga (RW) untuk diberikan penyuluhan terkait pandemi dan endemi, penanggulangan kebakaran skala rumah tangga, dan pertolongan pertama melalui metode HIRA (Hazard, Identification, and Risk Assessment).

Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Utama Program Kemanusiaan

Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU. mengapresiasi pencapaian KSR PMI dalam menyukseskan program kemanusiaan dan menebarkan manfaat kepada masyarakat.

“Ini merupakan hasil kerja keras adik-adik yang tergabung di UKM KSR PMI. Mudah-mudahan, KSR PMI Unit Unpas terus jadi penggerak utama yang siap siaga dan tanpa pamrih membantu hal-hal darurat,” tuturnya.

Rektor juga menghaturkan terima kasihnya kepada PMI Jawa Barat karena telah memercayai Unpas sebagai mitra strategis dalam kegiatan kemanusiaan. 

Unpas terima penghargaan dari PMI. (Foto: Rico B)

Ketua Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit PMI Jawa Barat Dr. Marion Siagian., drg., M. Epid. menuturkan, PMI membutuhkan mitra untuk memperkuat relawan di lapangan, salah satunya dengan melibatkan Duta Kemanusiaan.

Duta Kemanusiaan dengan beragam inovasi dan gerak yang gesit diharapkan dapat mewujudkan program-program baru dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.

“Penghargaan ini adalah wujud dari rasa syukur kami, karena Unpas punya komitmen untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui Duta Kemanusiaan. PMI Jawa Barat, KSR PMI Unit Unpas, dan Duta Kemanusiaan akan meramu program yang lebih tepat lagi di masyarakat, semoga bisa terlaksana,” tandasnya. (Reta)**[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]